Insight

How to Storytell in a Fast Paced World

“No matter what you do, always and forever, our job is to tell our story.” – Gary Vaynerchuk

Siapa sih yang gak mau punya follower banyak di social media? Ya gak usah akun pribadi deh, at least akun socmed startup lo, atau akun entitas apapun yang jadi jualan lo.

Untuk stand out di social media sekarang tuh susahnya minta ampun. Gimana, gak? Informasi itu gak terbatas, semua merek juga nge-tweet dan nge-post.

Di video 99U ini, Gary Vaynerchuk bilang kalau internet udah menyebabkan pergeseran budaya yang besar. Gara-gara internet, orang-orang lebih pengen nonton serial TV satu season langsung daripada nongkrong di depan TV nungguin tanggal dan jam tayang. Bahkan banyak yang lebih suka texting daripada ngangkat telepon. Alasannya karena sekarang orang-orang “egois”, dalam arti semua hal harus terjadi dalam waktunya mereka. Itu alasan kenapa mereka lebih suka chatting atau texting, karena mereka sendiri yang bisa ngatur kapan mau ngebales pesannya *egois banget kan kita baru sadar kan*.

Baca juga: Gara-gara Jerome Jarre, Bintang Vine dan Snapchat Sekarang Punya Agensi

Gary juga ngasih contoh lagi, merek-merek yang pasang billboard di jalan. Mau billboard-nya segede apapun, tapi kalo di jalan orang main handphone, ya gak efektif juga. Jalan aja gak dilihat, gimana billboard? 🙁

Terus, gimana cara kita melakukan storytelling di dunia yang bergerak sangat cepat ini, di mana attention adalah aset utama? Ada dua sih yang dipesenin sama Gary Vaynerchuk:

1) Yang penting konteks, bukan cuma konten. Artinya, kita harus bener-bener tahu mata dan telinganya orang itu ada dimana. Dimana dan kapan mereka buka Facebook? Dimana dan kapan mereka buka Instagram? Twitter? Path? Line? Bukan berarti semua pesan disamaratain aja di tiap channel.

2) Give value! Apapun yang startup lo lakuin, kasih value dulu ke orang-orang. Ya kenapa orang-orang buka Tumblr? Karena ada animated GIF yang lucu-lucu *yang suka kucing pasti suka sama Tumblr*. Anyway, intinya adalah give people what they want, jangan terlalu sok-sokan mau ngejaga branding, dan lain-lain! That’s how you storytell in a fast-paced world.

Nonton lengkapnya di sini!

Baca juga: Penting Mengerti Konteks, Bukan Cuma Konten

Header image credit: virgin.com