Featured

7 Staf Khusus Baru Presiden, Jadi Jembatan Anak Muda dan Pemerintah

Setelah penunjukan beberapa menteri yang mewakili semangat anak muda kayak Wishnutama, Nadiem Makarim, dan Erick Thohir, Presiden Jokowi juga ngenalin langsung Staf Khusus baru yang semuanya masih muda baru-baru ini.

“Ketujuh anak muda ini akan menjadi teman diskusi saya, harian, mingguan, bulanan, memberikan gagasan-gagasan segar yang inovatif, sehingga kita bisa mencari cara-cara baru, cara-cara yang out of the box, yang melompat untuk mengejar kemajuan negara,” kata Presiden Jokowi.

Siapa aja emang mereka?? Yuk kita liat dengan seksama profilnya!

1. Adamas Belva Syah Devara

Adamas Belva Syah Devara

Pria berusia 29 tahun ini meraih gelar master dari Harvard University dan Stanford University. Ia merupakan pendiri sekaligus CEO Ruang Guru, salah satu startup pendidikan terbesar di Indonesia. Tentunya, adanya Belva ini bisa ngasih gagasan untuk terus berinovasi dalam bidang pendidikan.⁣ 

2. Putri Indahsari Tanjung

Putri Indahsari Tanjung

Putri merupakan lulusan Academy of Art di San Fransisco, Amerika Serikat. Putri juga merupakan CEO Creativepreneur Event Creator dan CBO Kreavi. Rekam jejak Putri udah enggak usah diragukan lagi. Putri udah mulai ngejalanin startup yang didirikannya, Creativepreneur Event Creator ketika dia berusia 17 tahun. Selain itu Putri juga menjadi CBO di Kreavi. Sebagai CBO, Putri memiliki visi besar untuk menciptakan masa depan ekosistem kreatif di Indonesia.

3. Andi Taufan Garuda Putra

Andi Taufan Garuda Putra

Taufan merupakan salah satu anak muda Indonesia yang ngebangun perusahaan bernama Amartha Mikro Fintek. Lewat Amartha, dia ngebawa visi mewujudkan kesejahteraan merata bagi Indonesia dengan menciptakan model bisnis yang unik, yaitu pendanaan bagi ibu-ibu di desa. Andi yang berusia 32 tahun merupakan lulusan Harvard Kennedy School.

4. Ayu Kartika Dewi

Ayu Kartika Dewi

Siapa anak muda yang enggak pernah lelah buat terus menyuarakan pentingnya toleransi di Indonesia? Bisa dibilang, Ayu Kartika Dewi ini salah satunya. Lewat SabangMerauke, Ayu memiliki misi mulia untuk merekatkan persatuan di tengah kebinekaan. Ia meraih gelar MBA dari Duke University di Amerika Serikat. Semoga #MerawatToleransi makin bergema lagi kalo mbak Ayu udah ngejabat!

5. Gracia Billy Mambrasar

Gracia Billy Mambrasar

Putra tanah Papua berusia 31 tahun ini merupakan lulusan S2 Australian National University (ANU) dan kini tengah menempuh pendidikan master lainnya di Oxford University. Presiden Jokowi menilai Billy merupakan talenta hebat tanah Papua yang diharapkan akan memberikan kontribusi berupa gagasan inovatif dalam membangun tanah Papua. Billy merupakan CEO Kitong Bisa.

6. Angkie Yudistia

Angkie Yudistia

Perempuan berusia 32 tahun ini adalah anak muda penyandang disabilitas yang aktif bergerak di sosiopreneur melalui Thisable Enterprise yang didirikannya. Mbak Angkie kini tercatat sebagai anggota Asia-Pacific Federation of the Hard of Hearing and Deafened dan anggota International Federation of Hard of Hearing Young People. Enggak cuman itu, ternyata mbak Angkie juga aktif menulis, tercatat udah ada tiga buku yang dia tulis yaitu: Menembus Batas, Setinggi Langit, dan Sociopreneur. Secara khusus, Presiden Jokowi meminta Angkie untuk menjadi juru bicara Presiden di bidang sosial.

7. Aminuddin Ma’ruf

Aminuddin Ma’ruf

Aminuddin merupakan santri muda berusia 33 tahun. Ia pernah menjadi Ketua Umum PB Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016. Presiden Jokowi secara khusus akan menugaskan Aminuddin untuk berkeliling ke pesantren untuk menebar gagasan dan inovasi baru. Presiden Jokowi yakin pesantren akan melahirkan talenta-talenta hebat untuk memajukan bangsa.

Semoga dengan adanya mereka semua, makin banyak lagi terobosan yang dipakai buat nyelesain masalah di Indonesia dan aspirasi anak muda tentu akan lebih sampe lebih cepet ke pemerintahan.

Referensi: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden