Story

Kendy Tandiono, Ciptakan Mainan sebagai Karya Seni

Kendy sendiri berpikir bahwa membuat mainan seperti ini bukan hanya sebagai karya komersil, tetapi juga sebagai karya seni.

Popcon Asia 2015 dipenuhi oleh berbagai booth, salah satunya adalah booth Boron. Eits, Boron? Apaan sih itu?

Kendy Tandiono, sang kreator bilang kalo karya-karya yang dipajang saat Popcon Asia ini merupakan karya yang ia buat saat kuliah pada tahun 2007. 2 tahun lalu waktu Kendy beberes barang-barang, dia nemu tuh karya-karya yang notabennya masih bagus. Nah, karena masih bagus kondisinya, akhirnya karya tersebut dibuat jadi mainan. Dan, terciptalah Boron!

Boron. Image: toysrevil.blogspot.com
Boron. Image: toysrevil.blogspot.com

Boron buatan Kendy ini terbilang unik banget. Boron merupakan komix wrestle (penggulat luar angkasa) yang memiliki sindrom bipolar, yaitu sindrom yang membuat  mood berubah dalam waktu yang sangat singkat. Dari sini, dibuatlah Boron dalam bentuk yang cukup unik dan aneh.

Baca juga: Kolaborasi Berarti Berpihak, Bukan Cuma Bekerjasama

Kendy sendiri menciptakan Boron dalam bentuk yang beragam, ekspresinya pun macam-macam mulai dari ekspresi ketika Boron terlihat dalam keadaan normal hingga ekspresi ketika Boron sangat marah. Nah, disini ini masih ada kaitannya dengan karakter Boron sebagai penggulat yang mana ketika Boron tidak marah ketika masuk ring untuk bergulat, dia akan kalah.

Sudah sejak lama memang Kendy menyukai mainan, Boron menjadi karya pertama darinya. Kendy pun secara khusus memanfaatkan ajang Popcon Asia ini untuk launching toys ciptaannya ini. Tahun lalu sebenarnya Kendy sudah mengikuti Popcon Asia, tapi baru tahun ini Boron resmi dijual. Kala itu ia hanya menjual t-shirt dan aksesoris Boron saja, tapi kalau dibandingkan dengan tahun ini tentu penjualan t-shirt dan aksesoris Boron meningkat berkali-kali lipat.

Baca juga: Bryan Lie, Elevasi Makna Mainan Lewat God Complex

Boron menjadi mainan yang eksklusif, gimana enggak! Hampir semua mainan yang dijual di Popcon Asia cuman dibuat dalam satu item saja. Jadi, kalo udah ada orang yang beli ya orang lain nggak bakal dapet barang yang serupa. Kendy sendiri berpikir bahwa membuat mainan seperti ini bukan hanya sebagai karya komersil, tetapi juga sebagai karya seni. Cieh, glek! Sementara itu, 4 mainan Boron karya Kendy juga sudah terjual di Popcon Asia tahun ini. Laris manis dah!

Kendy Tandiono sangat mengapresiasi adanya Popcon Asia 2015 ini. Menurutnya, Popcon Asia memberikan tempat bagi artist. Bagi dia, artist seharusnya tidak hanya memajang mainan di social media saja karena akan sulit berinteraksi secara langsung dengan fasn. Sementara Popcon Asia memberikan tempat kepada artist memajang karya-karyanya dan memberikan tempat kepada artist dan fans untuk berinteraksi.

Baca juga: Never Too Old For Toys

Image header credit: toysrevil.blogspot.com