Story

HijUp Bukan Cuma Startup, tapi juga Prinsip Hidup Founder-nya

“Karena menurut saya, penting juga buat kita menemukan apa yang mau kita kerjakan itu sesuai dengan passion kita dan apa yang kita suka. Karena ketika kita passion, kita bisa all out di situ dan bisa unbeatable di situ.” –Diajeng Lestari, Founder, HijUp

Image credit: swa.co.id

HijUp

Beberapa orang membuat kata-kata yang mencerminkan prinsip, cita-cita, tujuan hidupnya, atau tips dan trik untuk mencapai kesuksesan menjadi wallpaper gadget, password media sosial, atau ditulis di atas kertas yang kemudian ditempel di kamar. Untuk Diajeng, founder dari HijUp, tips dan trik yang ia pegang menjadi prinsip dalam menjalankan startup disingkat menjadi nama HijUp, nama startup yang ia dirikan. Tips tersebutlah yang  kemudian membawa startup yang dipegangnya sekarang bisa sedemikian sukses.

Baca juga: Diajeng Lestari, Menjadi Entrepreneur Tanpa Kubikel Gender

Honest

Ada banyak orang yang membuat sesuatu agar terlihat keren aja di mata orang lain padahal sebenarnya dia gak tahu apa yang dia lakuin. Atau sering banget orang-orang melakukan sesuatu karena hal tersebut merupakan hal mainstream yang dilakukan orang lain. Kita perlu jujur sama diri kita sendiri apakah kita passion di bidang yang kita kerjakan. Itulah yang dimaksud jujur terhadap diri sendiri oleh Diajeng.

“Karena menurut saya, penting juga buat kita menemukan apa yang mau kita kerjakan itu sesuai dengan passion kita dan apa yang kita suka. Karena ketika kita passion, kita bisa all out di situ dan bisa unbeatable di situ.”

Selain honest kepada diri sendiri, Diajeng juga menekankan bahwa kita juga harus honest kepada client dan orang lain. Don’t lie. Apalagi di dunia online, semua akan menyebar dengan cepat termasuk kebohongan-kebohongan yang dilakukan sehingga orang jadi enggan percaya.

Baca juga: Q&A: Hanifa Ambadar, Invest Your Dream to The Fullest

Innovative

Bayangkan aja diri kita sebagai customer yang melihat barang-barang yang tidak ada inovasinya, pasti diri kita akan boring dengan barang tersebut.

Ketika bisnis itu gak inovatif, maka market akan boring. Coba aja bayangin kalo kita sebagai customer di satu toko online yang gak ngasi inovasi apapun untuk barang-barangnya, apalagi barang-barang yang bukan kebutuhan sehari-hari, pasti kita gak terlalu tertarik dan bosan dengan toko online tersebut. Makanya,kita perlu sesuatu yang baru dari sudut apapun seperti dari segi produk, promosi, pemasaran, dan lain-lain.

Just Do It

Kita bisa aja tahu banyak hal, tapi ketika kita gak ngelakuin sesuatu itu hanya akan  jadi sisa-sia. Kalo Menurut Diajeng, lakukan aja karena kita gak akan bisa tahu ilmu praktiknya kalau kita gak melakukan hal tersebut. Ibaratnya kalo kita tahu teori naik sepeda atau berenang, tapi kalau kita gak praktek, ya kita gak akan bisa. Tapi kalo kita nglakuinnya, kita pun akan semakin tahu ilmunya.

Baca juga: Q&A: Nia Sadjarwo, Siapa Bilang Bersedekah Harus Tunggu Kaya?

Unique

Remember that market is so niche nowadays. Kita perlu memposisikan produk kita untuk target market yang mana. Kita perlu mendiferensiasikan produk kita. Oleh karena  itu, Diajeng memberikan tips bbahwa produk kita harus unik.

Pray

Bagi Diajeng, doa menjadi kunci sehingga bisnisnya menjadi seperti  sekarang ini. Dalam dunia bisnis, tantangan dan rintangan ada sangat banyak. Meskipun ada banyak tantangan dan rintangan, yakinilah bahwa di dalamnya ada rezeki yang disediakan oleh Tuhan.

Image header credit: hijup.com