Insight

Cemburu yang Bikin Kita Lebih Maju!

Saat ini usaha untuk bangun startup udah mulai dijalanin sama para inovator, terlebih oleh kaum milenial. Kebanyakan dari mereka hanya bermodalkan tekad untuk merintis usaha startupnya. Tapi yang udah kita tahu, modal “tekad” aja gak cukup.

Biasanya sebagai seorang founder startup, kita sering puter otak untuk mengubah sebuah kesempatan yang beresiko tinggi, biar startup kita jadi lebih besar dari sekarang. Tetapi, udah kayak menjadi “aturan” bahwa dalam mengambil keputusan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Harus ada banyak kemungkinan-kemungkinan yang dipikirkan sebelum kita ngambil keputusan. Maka dari itu, kita harus biasain diri sendiri untuk berpikir secara kritis dan juga dewasa.

Kita juga pasti ada rasa “cemburu” pas ngeliat temen-temen yang bikin startup, dia lebih sukses bahkan melejit. Daripada fokus untuk menyebarkan rasa cemburu terhadap keberhasilan orang, mending manfaatin rasa cemburu itu dengan mengubahnya menjadi sebuah motivasi untuk mengecilkan ego dan memandang bahwa semua itu adalah proses untuk pencapaian karir yang kamu inginkan di masa depan dan kembali lagi ke poin utama, “berpikirlah secara kritis dan dewasa”.

Untuk merangsang pikiran agar lebih kritis dan dewasa dalam merintis usaha startup, berikut simak beberapa cara yang bisa kamu implementasikan untuk mengubah rasa “cemburu” jadi sebuah keuntungan:

Mulai ubah pandangan, kalo cemburu itu sebenernya bisa jadi hal yang baik.

Seperti yang kita ketahui, perasaan cemburu seringkali dianggap sebagai sesuatu yang negatif apabila ada orang-orang yang memiliki perasaan itu. Tapi cobalah untuk berpikir bahwa cemburu itu bisa menjadi suatu hal yang baik ketika kita bisa mengevaluasi seberapa besar posisi kita dalam persaingan khususnya di dunia startup. Niscaya evaluasi ini akan membantu kita untuk menyesuaikan sudut pandang hingga gaya hidup kita. Jadi, langkah pertama adalah terima dan akuilah bahwa kamu memiliki rasa cemburu itu dan mulailah berpikir bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang buruk.

Catat hal apa saja yang membuatmu cemburu

Setelah mengakui rasa cemburumu dan membuat langkah untuk menerimanya, sekarang ingat kembali apa saja yang menyebabkan kesuksesan orang lain berubah menjadi perasaan yang buruk untuk dirimu sendiri. Apakah mereka dapat pergi keliling dunia sedangkan kamu tidak bisa? Apakah mereka dapat mengerjakan proyek besar sedangkan kamu tidak? Atau mungkin di matamu mereka tampak lebih percaya diri menjalani pekerjaannya dari pada kamu? Pikirkan dan tuliskan hal-hal itu se spesifik mungkin. Lalu di setiap poinnya jangan lupa buat satu solusi yang bisa buat kamu untuk mulai menemukan tujuan dari pencapaian usahamu.

Ubah mindset-mu

Banyak orang yang ngerasa cemburu terhadap pencapaian orang lain karena mereka berpikir bahwa untuk mencapai tujuannya, mereka harus membuktikan diri bahwa mereka lebih baik dari saingan-nya. Tapi, alih-alih mencapai kesuksesan, hal ini malah sering membuat mereka memiliki pola pikir yang lebih buruk dari sebelumnya. Dari sekarang, gunain rasa cemburu itu untuk mengubah pola pikirmu dengan fokus pada keterampilan diri sendiri dan kurangi membandingkan diri dengan para sainganmu. Emang butuh waktu untuk nyesuain pola pikir kayak gitu, tetapi sesuatu gak akan bisa berjalan dengan baik apabila kita ga nyoba, iya nggak?

Fokus dengan jalanmu sendiri

Terkadang, kita mendapati diri sendiri terjebak dengan apa yang dilakukan oleh orang lain sehingga kita lupa bahwa jalan mereka belum tentu sama dengan jalan kita sendiri. Mulailah fokus pada diri sendiri dan gunakan rasa cemburumu dengan belajar memahami bagaimana jalur karir orang lain bisa membawanya menuju kesuksesan. Ada banyak aspek-aspek lainnya dengan cara fokus untuk mengikuti minat, keterampilan, dan hobimu daripada mencoba mengikuti jalan para sainganmu.

Mulai kenali lebih dalam orang-orang yang ada di startupmu

Lupakan rasa cemburu terhadap kesuksesan orang lain dengan lebih mengenal orang-orang di bidangmu lebih dalam lagi, karena hal ini bisa menjadi langkah penting untuk membangun koneksi lebih luas lagi. Tawari apa yang bisa kamu bantu untuk mereka terkait karir yang mereka jalani di startupmu, di samping mereka telah membantumu untuk menjalankan bisnis. Peluang untuk membangun koneksi ini dapat jadi gerbang kesuksesan, kalo kedua pihak punya sesuatu untuk ditawarin.

Jadilah orang yang cerdas

Media sosial kayak instagram atau Linkedin bisa jadi alat yang praktis untuk mengetahui berita terkini terkait kesuksesan usaha orang lain. Wajar aja jika ada orang yang larut dalam perasaan cemburu ketika melihat kesuksesan orang lain dipublikasikan di media sosial dan bahkan ada yang memutuskan untuk berhenti dari media sosial yang mereka punya.

Daripada berhenti dari media sosial karena rasa cemburu, sekarang mulailah untuk berpikir mengakali media sosialmu dengan cara mempelajari cerita kesuksesan orang lain di media sosial. Dari situ, segera temukan motivasi terkait poin-poin kesuksesan orang lain untuk dirimu sendiri kedepannya. Di era digital sekarang, jadi pengguna media sosial yang cerdas sangat nguntungin kok!

Referensi: gothinkbig.co.uk.