Insight

4 Cara Hemat Buat Anak Startup

Bangun startup itu gak gampang, kayak yang kita pernah tulis di Membangun Startup: Sakitnya Tuh di Sini!

Ya tapi biar gak terlalu sakit, ada satu hal yang bisa dilakukan: menghemat uang yang dikeluarkan untuk membangun startup tersebut.

Lo pikir gampang? Ya gak juga. Tapi ada beberapa hal lo bisa menghemat pengeluaran startup. Ini contohnya:

Selama Bisa Barter, Jangan Pakai Uang!

Ya, ini adalah cara paling ampuh untuk berhemat. Misalnya lo butuh suatu jasa, dan lo gak punya orang yang punya skill untuk melakukan hal tersebut. Coba lihat apa yang orang lain butuhkan dan lo bisa kasih, untuk dibarter. Daripada harus ngebayar atau outsource orang melakukan suatu pekerjaan, mending membayar jasa orang lain pake jasa yang bisa lo tawarkan. It’s win-win solution!

Cari Anak Magang atau Freelance yang Butuh Portfolio!

Banyak banget anak muda (yang mungkin lebih muda dan less experienced daripada lo) yang butuh belajar dan mencari pengalaman. Kalau butuh desainer atau developer, misalnya, cari aja mereka yang rela dibayar murah, atau bahkan gak dibayar, untuk melakukan proyek tertentu. Jangan gak enakan! Selama pengalaman kerja di startup lo benar-benar ngasih mereka pengalaman berharga, mereka akan sangat senang (apalagi mereka yang hobi memperpanjang CV).

Meeting di Coffee Shop, Jangan di Restoran!

Memang sih, coffee shop itu gak juga bisa dibilang murah. Tapi at least kalau ke coffee shop orang cenderung cuma beli kopi, gak beli lunch atau dinner. Lebih bagus lagi kalau pergi ke coffee shop yang less overpriced (I know, I know, everything is kinda overpriced, but hey, there’s always a cheaper option).

Kalau startup lo beruntung punya space kerja gratis (coworking space gratis dari inkubator atau akselerator, misalnya), ya jangan neko-neko mau meeting ke luar sambil ngopi cantik. Mending undang siapapun yang mau meeting sama startup lo di coworking space itu. Ya gak?

Intinya, jangan boros dan neko-neko.

Gak gampang emang menjalani startup life, apalagi kalau ngelihat temen-temen yang kerja di korporat ngopi cantik tiap minggu. Ya, tapi, apa sih artinya uang kalau bisa ngasih impact lebih (#etsaaah #idealis)? Intinya jangan boros dan neko-neko, kayak sewa kantor mahal, beli furniture mahal, atau ngasih gaji gede kalau emang belum mampu. Selalu ada cara untuk lebih hemat, dengan tetap bisa ngasih quality of life ke orang-orang yang terlibat di startup tersebut.

Good luck!

Header image credit: drivewealth.com