Featured, Insight

#ziliun17: Social Innovation Apps Indonesia

#Ziliun17 adalah 17 rangkaian infografik atau data dalam bentuk visual seputar teknologi dan Indonesia. #Ziliun17 dipersembahkan untuk menyambut HUT Republik Indonesia di tanggal 17 Agustus.

Setelah kemaren kita bahas tentang Online Social Movement Indonesia yang memanfaatkan bidang teknologi dan media social untuk gerakan perubahan positif menuju Indonesia yang lebih baik, kali ini mau bahas tentang Social Innovation Apps Indonesia yang kurang lebih punya tujuan sama.

Perkembangan teknologi yang makin pesat, banyak anak muda yang terjun di bidang ini. Dari tangan mereka, karya-karya inovatif dan kreatif bermunculan. Apalagi ada lembaga-lembaga yang mendorong mereka untuk bikin “sesuatu” yang bisa memecahkan problematika isu dan masalah sosial yang ada di masyarakat Indonesia.

Di kota besar, macet menjadi hal yang biasa. Kalo nggak mau kena macet ya berangkat kuliah, kerja atau sekolah pagi-pagi buta. Padahal itu juga nggak terlalu menyelesaikan masalah. Kalo semua orang mikir kayak gitu, ya macetnya cuman pindah jam doang. Iya nggak sih?

Baca juga: 7langit, Memberi Solusi Lewat Aplikasi

Makanya Indonesia butuh orang-orang yang berpikir maju ke depan, bukan ke belakang. Kalau ada teknologi yang bisa dimanfaatin buat nyelesein hal-hal yang kelihatannya sepele tapi ternyata setelah diperbaikin punya manfaat dan impact positif yang gede kenapa enggak coba?

Hal ini mendorong segelintir orang untuk memanfaatkan teknologi untuk menciptakan Social Innovation Apps yang diharapkan bisa memecahkan isu-isu dan masalah sosial yang sering terjadi di Indonesia. Di Indonesia sendiri memang belum banya Social Innovation Apps yang muncul. Tapi sebagai langkah awal, siapa yang tidak bangga kalau sedikit demi sedikit anak bangsa punya kontribusi positif buat Indonesia? Siapa aja dan apa yang mereka kasih buat Indonesia, ini dia:

Baca juga: Startup Butuh Mentor, Bukan Investor

infografis: 17 Social Innovation Apps Indonesa

1. LewatMana | 2. Ruang Guru | 3. Lexipal | 4. Quick Disaster | 5. 8villages | 6. Lendabook | 7. UrbanQurban | 8. Takita | 9. nebengers | 10. Desa Wisata App | 11. KIRI Travel | 12. Aidnesia | 13. Rute Angkot Bandung | 14. Teman Ibadah | 15. PemiluMan | 16. Pemimpin Kita | 17. Anak Cerdas

Ada LewatMana, sebuah aplikasi layanan informasi lalu lintas Indonesia yang ngasih update seputar lalu lintas terkini. Selain bisa menghindar dari macet, kamu bisa ikut ambil andil buat ngurangin kemacetan dan nggak nambah parah kemacetan yang udah numpuk. Sementara sih, coverage CCTV fokus di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi. Jadi sabar nunggu ya buat kota lainnya!

Di bidang transportasi ada apps lain kayak Rute Angkot Bandung, KIRI Travel, juga nebengers yang memberikan solusi seputar dunia pertransportasian. Dari apps yang ngajak masyarakat untuk beralih naik angkot dengan memberikan rute dan jadwal berbagai macam angkot, sampai apps yang memudahkan kita buat nebeng kalo kemana-mana.

Baca juga: Bikin Startup? Modal Uang Ngga Cukup!

Terus siapa yang nggak tau Ruang Guru hayo?! Website yang menghubungkan calon murid dan calon guru yang tepat buat nambah pelajaran di luar sekolah atau kampus. Belajar nggak harus offline kan? Ada juga Lexipal, game edukasi yang punya tujuan buat bantu baca anak-anak disleksia. Jangan lupa juga buat tengok Anak Cerdas dan Takita ya. Keduanya berfokus bikin apps yang membantu orang tua dalam mendidik anak dengan manfaatin teknologi.

Dalam hal penanggulangan bencana, ada Quick Disaster. Sebuah aplikasi yang memudahkan seseorang buat dapetin informasi terkait mitigasi bencana kayak menampilkan langkah tahapan antisipasi berbagai macam bencana alam. Juga ada Aidnesia, platform yang menyediakan informasi tentang kebutuhan logistik saat bencana untuk membantu proses distribusi bantuan.

Baca juga: Bikin Startup dan Menjadi Dewasa 

Masih ada apps lainnya kayak Teman Ibadah; UrbanQurban; 8villages; Desa Wisata App; Lendabook; PemiluMan, juga Pemimpin Kita yang masing-masing punya tujuan buat menyelesaikan masalah sosial.

Memang sih belum banyak orang yang berpikir buat bikin Social Innovation Apps di Indonesia. Karena mindset orang bikin apps masih berujung pada duit, bukan satu tujuan besar yaitu bermanfaat. Apapun itu, semua dimulai dari hal kecil untuk menjadi besar. Bikin sesuatu itu yang bermanfaat buat orang lain, bukan yang ngeselin. Intinya sih gitu.

image credit: galeryhip.com