Insight

Strategi Korporat yang Mesti Dicuri: Cara Pertamina Dorong Inovasi

Perusahaan BUMN seringkali identik dengan korupsi, kolusi, nepotisme, birokrasi berbelit-belit, lelet, dan stereotipe negatif lainnya. Tapi ternyata, mereka punya effort lebih untuk mendorong inovasi dari kalangan internal!

Kerja di perusahaan BUMN emang banyak diincar orang sih. Meskipun, ya, banyak banget stereotipe negatif terkait perusahaan milik negara ini. Birokratis lah, lamban, tambun, sarangnya korupsi, kolusi, dan nepotisme lah. Sebutlah salah satu yang paling besar namanya, Pertamina. Tapi, apa iya melulu kayak gitu? Ternyata, enggak.

Ziliun pernah bahas bahwa di perusahaan besar, kita harus sebisa mungkin curi ilmunya, strateginya. Ini salah satu strategi yang bisa kita curi, bagaimana perusahaan besar, Pertamina, menginisiasi berbagai program untuk mendorong inovasi dari kalangan internal. For starter, bukan nempatin bapak-bapak dan ibu-ibu tua di manajemen pusat, tapi 40% dipenuhi oleh anak muda di bawah 35!

Baca juga: Perusahaan Multinasional: Curi Ilmunya, Bukan Namanya

Iya, nggak melulu perusahaan besar cuman mentingin “keuntungan” semata. Soalnya, kalo nggak diimbangi sama peningkatan kualitas SDM yang ada, nggak cuman SDM yang jadi stuck tapi juga perusahaan juga akan nggak akan berkembang. Mau nggak mau, para perusahaan besar termasuk BUMN pun musti mikirin gimana bikin strategi inovasi dan perubahan biar nggak tergerus oleh kemajuan jaman.

Jadi selain menjaga asap dapur tetep ngepul (nyari profit), Pertamina ini juga mendorong roda inovasi terus berputar. Terutamanya, di kalangan internal perusahaan. Mereka bikin berbagai kegiatan untuk ningkatin inovasi, kreativitas, dan produktivitas segenap karyawannya. Contohnya, dengan membuat kompetisi internal di kalangan karyawan, di mana karyawan diundang untuk menciptakan inovasi yang bisa meningkatkan efisiensi kinerja di perusahaan.

Baca juga: Masa Depan Bisnis di Tangan Teknologi Informasi

Karyawan dengan inovasi yang terpilih diundang untuk mengikuti Forum Continuous Improvement Program (CIP), di mana mereka bisa mempresentasikan sistem tersebut, dan sistem yang terbaik akan diinformasikan ke seluruh kantor cabang Pertamina di seluruh Indonesia untuk diimplementasikan di semua lini yang bersangkutan. Ngga cuma menilai dan mengapresiasi ide, program ini juga menampilkan sesi sharing dengan pakar, supaya karyawan Pertamina semakin bisa berpikir inovatif dan progresif.

Baca juga: Don’t burn the bridge!

Keren ngga sih programnya? Apalagi ternyata program kayak gini dibuat oleh perusahaan BUMN semacam Pertamina. Nah, yang kayak gini yang patut dicontek sama kita semua. Gimana caranya berkembang dengan terus mendorong perbaikan dan inovasi, terutama dari internal sendiri. Punya inisiatif itu manfaatnya bukan cuma buat perusahaan, tapi buat diri kita sendiri juga lho. Karena dengan menantang diri untuk terus berinovasi, kita akan jadi orang yang selalu maju dan punya value yang tinggi di mana pun kita berada.

header image credit: energyspectrumindo.com