Insight

Udah Waktunya Kita Bikin Gebrakan! Yuk Mulai dari 5 Langkah ini

Istilah quarter life crisis sekarang kayaknya udah marak banget. Bagi gue, hal itu justru menunjukkan sebuah kemajuan. Karena itu tandanya pemuda Indonesia enggak hanya mikirin buat cari nafkah, tapi sesuatu yang lebih besar: kontribusi apa yang bisa kita berikan untuk lingkungan sekitar.

Waktu kecil, rasanya hanya orang-orang hebat yang bisa bikin sebuah gebrakan atau perubahan. Pernah enggak lo merasa kagum sama Pak Habibie atau Ibu Kartini dan diam-diam ingin juga melakukan sesuatu yang berdampak luas?

Menurut gue, kita enggak perlu menjadi hebat dulu untuk membuat sebuah gebrakan. Justru kita perlu memulai sesuatu untuk menjadi hebat!

Di zaman sekarang rasanya untuk bikin gebrakan itu gampang-gampang susah. Gampangnya kenapa? Karena dengan media sosial, konten aja bisa bikin dampak yang besar dan luas. Tapi susahnya ya soal konten itu sendiri. Ada banyak konten yang berseliweran di sosial media dan kalau konten kita enggak menarik dan relevan sama audiens, udah deh tamat.

Tapi kesulitan yang paling besar memang soal memulai. Kalau keburu takut memulai, ya kapan kita tahu kan? Ziliun kali ini mau ngobrolin lima cara sederhana dari Forbes, yang bisa kita lakukan sekarang juga untuk menciptakan dampak yang lebih besar untuk lingkunga

1. Mulai fokus pada hal yang bermakna bagi kita

Ketika kita mencoba mencapai banyak hal, terutama dalam karir, itu sama aja seperti kita enggak mencapai apa-apa. Jadi, cara untuk fokus adalah meninggalkan hal-hal yang enggak bermakna bagi kita. Mulailah memilih apa yang paling berarti. Bidang apa yang bikin lo rela untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan juga uang lo? Kita bisa mulai pelan-pelan dan fokus. 

2. Terima tantangan yang selama ini lo takutkan

Lakukan hal yang selama ini cuma jadi “keinginan” tapi tertunda terus menerus, apalagi kalau ketundanya karena takut. Mulai dengan mendorong diri kita dari zona nyaman. Coba untuk menerima ide dan tantangan yang bisa bikin lo antusias dan merasa terinspirasi. Tentunya, poin ini perlu seiring dengan menolak hal-hal yang tidak menginspirasi lo. Balik lagi ke poin pertama: fokus.

3. Kelilingi diri lo dengan orang-orang yang inspiratif

Seringkali faktor yang membuat kita merasa rendah diri dan insecure adalah karena kita berkumpul dengan orang-orang yang menganggap diri kita lemah dan tidak mumpuni. Untuk itu, kita perlu mengelilingi diri kita dengan orang-orang yang memiliki visi yang besar. Apalagi jika orang-orang di sekitar kita mempunyai visi yang sama dan sudah berhasil melakukan sebuah perubahan, kita akan terpacu juga untuk melakukan hal yang besar seperti mereka. 

4. Jadilah fleksibel soal karir dan pekerjaan

Pahamilah enggak ada satu pekerjaan maupun karir tertentu yang “tepat” untuk kita. Ada banyak pilihan dan kemungkinan yang bisa membantu lo untuk menujukkan kemampuan terbaik lo. Banyak orang yang sukses bukan hanya karena memanfaatkan waktu profesional mereka alias jam kerja. 

Banyak orang sukses yang sebeumnya mencoba berbagai peran. Keragaman pengalaman yang mereka miliki itulah yang menjadikan mereka unik. Kita bisa jadi reporter di siang hari dan jadi penulis novel di malam hari. Kita bisa jadi ilustrator di siang hari dan blogger di malam hari. Ingat, status lo di kantor bukanlah hal yang mendefinisikan diri lo. Jadi jangan membatasi diri ya!

5. Bermimpilah yang besar

Pada akhirnya, hal terpenting untuk menciptakan dampak positif yang besar adalah rasa percaya bahwa lo bisa melakukannya. Dibandingkan memikirkan soal “bisa atau enggak”, lebih baik memvisualisasikan seperti apa peran yang lo inginkan di dunia ini. Juga bagaimana lo memulainya dengan perbedaan atau keunikan yang lo miliki. 

Bermimpilah dan bayangkan versi terbaik diri lo di dunia ini. Mulai ambil satu langkah sederhana yang mendekatkan diri lo pada impian lo. Untuk memulai sebuah gebrakan itu ya harus di kejar dan dijelajahi. Percaya bahwa kita bisa membuat sebuah gebrakan positif yang dibutuhkan oleh lingkungan sekitar kita. 

Jadi, sekarang udah enggak ada alasan lagi dong untuk menunda-nunda? Yuk segera memulai!