Insight

Tur Spiritual Spesial Hari Waisak

Tur Spiritual Spesial Hari Waisak

Untuk sebagian besar orang, tur spiritual menjadi pilihan yang menyenangkan, karena seperti makna pantun, sekali mendayung dua dan tiga pulau terlampaui, maksudnya gak cuma plesiran dan cuci mata aja, namun juga ada sentuhan spiritual di perjalanannya. Berdasarkan data yang dirilis oleh World Tourism Organization (WTO), setiap tahunnya ada sekitar 300 juta orang yang mengunjungi tempat-tempat keagamaan di seluruh dunia yang menyebar dari Asia hingga ke Eropa. Tren ini juga diikuti oleh makin tingginya Spiritual Curiosity, atau rasa ingin tahu terhadap sesuatu yang dianggap benar. Sederhananya,  orang-orang yang ikut di dalam tur spiritual tuh sebenarnya gak serta merta belong to the faith, ada yang memang  ingin belajar agama tertentu atau mencari spiritualitas. 

Ngulik tur spiritual yuk….

Oh iyaaa, karena hari ini tepat jatuhnya Hari Waisak, Ziliun pengen “ngulik” tentang tur spiritual yang tujuannya ke tempat atau pusat keagamaan Buddha, seperti Thailand, Tibet, Bhutan, Korea Selatan, dan masih banyak lagi, termasuk Indonesia. Selain menawarkan keindahan alam dan objek wisata yang menarik, mengunjungi negara-negara tersebut juga bisa ngasih kamu insight tentang Agama Buddha itu sendiri. Untuk kamu yang tertarik, ada platform yang khusus menyediakan informasi mengenai destinasi ke tempat tempat atau pusat keagamaan Buddha, yaitu Buddhist Travel.

http://www.buddhistravel.com
http://www.buddhistravel.com

Menariknya, di platform ini, kamu bisa melakukan virtual tour ke berbagai vihara atau kuil dari seluruh dunia. Trus kalo kamu bingung buat pergi ke negara mana, ada juga fitur yang bisa ngasih insight tentang-tentang negara yang dituju, misalkan Bhutan, disana ada religious sites apa aja sih, terus perkembangan Agama Buddha disana gimana, plus ada juga panduan wisata yang bisa kamu baca, lumayan banget buat referensi. Fitur yang ada di Buddhist Travel bikin yang liat atau baca, berasa lagi jalan-jalan online, cobain deh. 

Ada juga aplikasi yang namanya Buddha’s Footsteps, di aplikasi ini bakal ada informasi lokasi-lokasi di mana Buddha dipercaya melakukan perjalanan spiritualnya, yaitu Lumbhini, Bodhgaya, Sarnath, dan Kushinagar. Aplikasi ini bisa banget jadi referensi perjalanan kamu, misalkan nih, kamu mau  mulai dari Lumbhini, tempat Buddha lahir di Tibet, Nepal. Di sana modelnya udah kayak taman yang didalamnya ada berbagai objek suci dan kegiatan-kegiatan yang dipandu langsung sama biksunya, contohnya meditasi dan yoga.

Terus Bodhgaya di India, tempat yang dipercaya pertama kali Buddha mendapatkan wahyu. Disana ada kompleks temple yang megah dengan arsitektur yang cantik. Di sana kamu juga bisa ngeliat pohon Mahabodhi, pohon suci yang menjadi titik di mana Budha ngelakuin meditasi dan wahyu untuk menyebarkan Agama Buddha turun. Sarnath, yang juga di India, tempat Buddha pertama kali menyebarkan Agama Buddha. Ini jadi kota suci, di mana banyak banget temple dan nuseum yang bisa wisatawan kunjungi. Terakhir, Kushinagar, tempat dimana Buddha meninggal dunia, yang mirip destinasinya dengan Sarnath

Ramabhar Stupa was built over a portion of the Buddha's ashes on the spot where he was cremated by the ancient Malla people.
Kushinagar | Sumber: Wikipedia

Di Indonesia, sebagai referensi, kamu bisa pergi ke Singkawang atau Bangka Belitung, di mana Agama Buddha menjadi salah satu agama mayoritas. Di sana kamu bisa merasakan suasana yang kental dengan kegiatan keagamaan Buddha. Bahkan Singkawang dijuluki “sepetak Hong Kong” di Indonesia dan Bangka Belitung, dimana kamu bisa merasakan keberagaman, salah satunya perayaan hari besar Buddha dengan semarak yang dibalut dengan toleransi

Jadi tertarik nih!

Setelah pandemi berakhir dan kamu bisa pergi kemana aja tanpa harus khawatir berlebih, barangkali tur ibadah ini bisa jadi pilihan. Makin seru lagi kalo kamu ke lokasinya, pas banget sekalian ada perayaan atau hari besar tertentu, kecuali Bali pas Nyepi ya, sepi guys. Hehe. Dengan ikut tur spiritual ini, pengetahuanmu tentang keberagaman budaya juga bisa makin luas, jadi gak hanya tau berita atau informasi yang biasa ditampilin di media aja.

Yuk, berangkat!


Ditulis oleh: Ade Irma Sakina

Disunting oleh: Azwar Azhar