Story

Nixia, Kibarkan Eksistensi Perempuan di Dunia Gaming

#Ziliun30 adalah rangkaian 30 profil tech entrepreneur yang berusia di bawah 30 tahun, yang berpikir dan bermimpi besar, melihat masalah sebagai peluang, menjunjung tinggi kolaborasi, memahami kegagalan sebagai bagian dari proses, serta membuat terobosan strategi marketing dalam bisnis. #Ziliun30 merupakan kerjasama Ziliun.com dengan the-marketeers.com selama September 2014.

Dunia gaming memang identik dengan laki-laki, coba tengok di rental-rental atau di sebuah turnamen game, kebanyakan laki-laki kan? Tapi jangan salah, Monica Carolina ternyata juga gak kalah dalam bermain game. Bahkan, remaja berparas cantik berusia 23 tahun ini punya prestasi segudang di dunia gaming.

Mungkin para gamers agak asing dengan nama Monica Carolina, tapi kalo Nixia pasti familiar dong ya? Monica Carolina mengawali serius bermain game pada tahun 2008 dengan nickname Nixia, orang lebih kenal dia dengan nickname tersebut ketimbang nasa aslinya. Nixia memang gak serta-merta terjun di dunia game pro, ia mulai gemar bermain game saat masih kecil. Orangtuanya gak pernah mempermasalahkan hal tersebut sih, soalnya Nixia bisa bagi waktu sehingga prestasi sekolahnya gak keteteran.

Baca juga: Berguru pada Pemilik Dagadu

Nixia. Sumber: technesia.com

Nixia mulai mengikuti turnamen saat duduk di bangku SMA. Saat itu Nixia mengikuti turnamen Guitar Hero dan Battefield 4. Beberapa kali saat mengikuti turnamen, Nixia mendapat highlight tersendiri karena merupakan peserta perempuan satu-satunya. Pada saat itu Nixia berhasil menjadi juara.

Selain Guitar Hero, Nixia gemar dalam memainkan game bergenre first-person shooter (FPS). Game FPS seperti Battelfield, Call of Duty, Counter Strike, Crysis dan lain-lain menjadi makanan empuk Nixia. Setelah itu Nixia berfokus pada game FPS.

Baca juga: Pentingnya After-Sales Service Buat Bisnis

Nixia tidak hanya total dalam bermain game, tapi juga berkontribusi di dunia game Indonesia. Nixia juga menulis review game di CHIP Indonesia, indonesiangamer.com dan indomog. Gak ketinggalan ia juga aktif di forum-forum game yang tersebar di dunia maya.

Akhirnya pada tahun 2011 Nixia meluncurkan portal web sendiri yaitu nixiagamer.com. Disana berisi kegiatan-kegiatan yang dilakukan Nixia, review game terbaru serta review hardware game. Karena prestasinya sebagai gamer pro perempuan pertama di Indonesia, Nixia mendapatkan beberapa sponsor. Jadi, sekarang Nixia bermain game dengan mendapat penghasilan, mungkin inilah pekerjaan idaman para laki-laki.

Baca juga: I have a (shopping) dream…

Setelah mendirikan nixiagamer, Nixia juga membuat NXA Ladies. Sesuai dengan namanya, NXA Ladies semuanya terdiri dari perempuan, gamer dan mempunyai skill tidak kalah dengan laki-laki. NXA Ladies mempunyai prestasi di tingkat lokal maupun internasional diantaranya Juara 1 Counter Strike Ladies Tournament tahun 2012 dan Juara 1 Counter Strike GO di Taiwan.

Nilai sponsorship yang diberikan oleh Nixia dan NXA Ladies juga gak sembarangan lho. Selain gaji bulanan, Nixia juga mendapatkan hardware serta perangkat gaming terbaru. Bahkan disebuah interview, Nixia mengaku bisa mendapatkan sampai 10ribu dollar dalam sebulan dari sponsor.

Baca juga: IKEA: The Design Company

Pada artikel #Popcon2014 tentang game di Indonesia, yang membahas tentang masa depan bisnis game di Indonesia. Yaitu para developer lokal Indonesia yang sebenarnya bisa bersaing dengan game-game luar negeri. Sekarang Nixia juga menunjukkan bahwa, bermain game juga bisa menjadi bisnis.

Nixia tidak hanya setengah-setengah untuk terjun di dunia gaming dan menjadi gamer profesional. Nixia juga total dalam share pengalaman di nixiagamer. Jadi masih memandang sebelah mata perempuan yang suka main game?

Image credit header: pictjumbo.com