Story

Mencerdaskan Anak Bangsa dengan Bukuntukpapua

Project Katalis mengundang kamu, developer dan desainer yang mau berkontribusi dan jadi bagian dari pergerakan. Ayo bantu Bukuntukpapua mengembangkan website pendidikan terintegrasi untuk mencerdaskan anak bangsa nun jauh di sana!

Bukan rahasia lagi, Indonesia Timur memang sangat jauh dari pembangunan, khususnya di Papua. Keterbatasan akses dan ketidakmerataan pembangunan di Indonesia, mengakibatkan ketertinggalan pendidikan di provinsi paling timur kita. Mahalnya biaya pengiriman buku akibat aksesibilitas jalan yang tidak manusiawi, membuat buku di Papua semakin langka.

Bukuntukpapua (BUP) lahir atas keprihatinan terhadap sulitnya akses anak-anak Papua terhadap buku, ditambah tingginya tingkat buta huruf anak-anak Papua. Dengan misi “Papua Cerdas”, Bukuntukpapua membantu mendistribusikan buku dan membangun rumah baca untuk anak-anak Papua agar mereka mendapat pendidikan yang lebih layak.

gambar: dokumentasi bukuuntukpapua

Baca juga: Intellectual Property: Matang, Siap Masak, dan Karbitan

Tak hanya mengumpulkan dan mendistribusikan buku, BUP juga membangun rumah baca di daerah-daerah pelosok sana, bekerjasama dengan perangkat desa setempat. Dengan melibatkan peran aktif masyarakat, BUP menanamkan kesadaran bahwa peran mereka sangat besar untuk kemajuan pendidikan daerah sendiri.

Tentunya, peran aktif masyarakat dan gencarnya BUP beraksi, nggak akan menjadi besar tanpa teknologi. Bukan sekedar teknologi pengiriman barang atau gimana, tetapi menggerakkan orang untuk berkontribusi, melalui teknologi.

Baca juga: Tentang Menemukan Alasan dan Bikin Perubahan

Selama ini, Papua Cerdas sudah jadi jargon yang santer terdengar di berbagai channel social media, khususnya Twitter. Social media punya yang membesarkan BUP sampai merambah 15 kota di Indonesia. Tapi, itu jelas nggak cukup. Social media sejatinya cuma perpanjangan tangan, sementara BUP harus memusatkan inti dan milestone pergerakan-nya di sebuah rumah online, yaitu website.

gambar: dokumen bukuuntukpapua

Saat ini, website Bukuntukpapua masih belum bisa mengakomodasi banyak hal. Oleh karena itu, BUP membutuhkan website yang lebih menarik dan interaktif, namun tetap user-friendly, ringan untuk mobile mode, dan fun!

Ada banyak kisah dan geliat pergerakan dari Papua sana yang tidak tersampaikan dengan sempurna dengan social media. Bayangkan jika seluruh distribusi dan kegiatan BUP semua terdokumentasi di website dan aplikasi yang bisa dilihat orang semua orang. Distribusi akan lebih terdokumentasi serta permintaan buku bisa lebih terstruktur. Bahkan, lebih banyak orang yang tertarik dan ingin bergabung dan berkontribusi dalam gerakan. Selain itu, BUP bisa memanfaatkan website atau aplikasi untuk bisa memberikan pengajaran.

Baca juga: Jangan Terlalu Gampang Kagum

Misalnya saja, sebuah website pendidikan terintegrasi seperti Khan Academy, di mana anak-anak bisa belajar secara interaktif di online. Tetapi di website itu juga bisa mengakomodasi para donatur yang ingin menyumbangkan buku, uang, atau berbagai hal lainnya dengan lebih mudah.

gambar: dokumen bukuuntukpapua

Solusi teknologi yang dapat diterapakan oleh BUP lewat Project Katalis ini tidak hanya akan memperluas jaringan dari BUP. Tetapi juga akan mengangkat potensi Papua melalui kampanya BUP yaitu Papua Cerdas. Tidak hanya orang-orang di belahan Indonesia barat atau tengah yang dapat menikmati pendidikan yang layak, tetapi teman-teman di Papua pun demikian. Tidak hanya BUP yang bisa berkontribusi dan membantu mencerdaskan anak bangsa melalui buku, tapi juga kamu!

Baca juga: Kolaborasi Atau Mati

Developer, kalau kamu suka dengan misi Bukuntukpapua untuk mencerdaskan anak bangsa, tunjukkan dukunganmu dengan mengikuti Project Katalis!


 

Project Katalis adalah sebuah platform untuk mempertemukan dan mendorong kolaborasi antara para pegiat gerakan sosial (social movement) dengan para developer aplikasi untuk menciptakan solusi teknologi yang bertujuan mendukung gerakan tersebut memiliki dampak yang lebih besar. Program ini mengambil semangat Sumpah Pemuda yang bertujuan untuk mempersatukan pemuda untuk bergerak menuju Indonesia lebih baik.
image header credit: yukpegi.com