Featured

Memilah sebelum Memilih

Memilih di zaman sekarang menjadi sebuah perkara yang sulit. Terutama dengan generasi Millennials yang baru cukup umur untuk memilih wakil rakyat. Dengan banyaknya pilihan dari DPD-1, DPD-2, DPR, hingga Presiden, pasti memilih satu di tiap tingkatan akan terasa sulit. Bahkan lebih sulit ketimbang memilih pacar!

Kenapa bisa seperti itu? Bisa dibilang kita terkena dampak pilihan yang begitu banyak, namun setiap pilihan tersebut tidak menunjukkan janji yang jela untuk kita. Setiap calon memberikan janji – janji seperti “untuk Kesejahteraan”, “yang muda berkarya”, hingga janji yang sangat abstrak seperti “untuk masa depan”.

Bagi yang sudah pernah mengikuti pemilu, slogan ini terasa hampa dan tidak berisi. Mereka sudah belajar untuk tidak mempercayai slogan karena hasil kampanye sering berbeda jauh dengan kenyataan. Namun, ada efek yang berkebalikan bagi generasi yang baru pertama kali mengikuti dan paham mengenai pemilu. Saking banyaknya janji, slogan, dan pilihan, mereka sangat bingung menentukan pilihan mereka.

Kondisi ini akan berbuah menjadi dua pilihan. Entah mereka akan menjadi golput atau memilih orang yang mereka kenal. Entah itu selebriti, tokoh masyarakat, ataupun orang yang sering mereka dengar di berita. Hal ini menyebabkan elektabilitas pemilu ditentukan oleh popularitas bukan kredibilitas. Dampak pemilu cenderung menjadi tidak memuaskan dan akhirnya hanya membuat masyarakat kecewa.

Lantas, bagaimana supaya kita bisa memilih pilihan yang tepat dalam pemilu? Jawabannya, ternyata ada di saku celana kamu. Jawabannya adalah : Smartphone.

Tapi tunggu dulu, jawaban Smartphone bukan berarti kamu harus menelpon ortu, teman, atau si doi untuk minta saran. Justru kamu harus memanfaatkan smartphone untuk berhubung dengan internet untuk mencari informasi. kamu bisa mencari nama para calon wakil rakyat di smartphone kamu untuk mencari tau 3 hal:

  • Reputasi
  • Latar Belakang Karir
  • Kasus

3 hal di atas harus kamu cari sebelum kamu memilih. Reputasi, latar belakang karir, dan kasus bisa menjadi landasan yang bagus. Jelas pilihan wakil yang sempurna adalah calon yang mempunyai reputasi bagus, latar belakang karir yang banyak dan cemerlang, dan tidak mempunyai kasus. 3 landasan ini sudah cukup untuk memilih calon wakil kamu.

Namun, selain calon wakil rakyat, kita juga harus memilih pemimpin bangsa indonesia dalam pemilu mendatang. Untuk itu, kamu bisa mengecek website bernama pilahpilihpresiden.com yang bisa membantu kamu mencari pasangan yang mempunyai visi yang sama dengan kamu. Website ini berguna bagi kamu yang ketinggalan berita dan jarang mengikuti debat presiden sehingga tidak tahu visi dan misi mereka.

Sesungguhnya kebanyakan orang merasa bingung untuk memilih karena mereka tidak kenal dengan siapa orang – orang yang mereka pilih. Karena interaksi mereka hanya sebatas melihat muka dan nama di slogan. Namun, seperti “menembak” doi, kita harus memakai proses PDKT terlebih dahulu sebelum menembak. KIta perlu mengenal lebih dekat lagi para calon wakil rakyat yang kita ingin pilih untuk menghindari “kelalaian” dalam mencoblos.