Insight

Temukan Malaikat di Tengah-Tengah Funding Battlefield

Di ladang pembiayaan startup, kita selalu mendengar venture capital (VC) sebagai tempat langganan startup mencari pendanaan. Memang tidak semua startup yang sudah melakukan validasi pasar bisa langsung mendapat pendanaan, dan tidak semua startup bisa mendapatkan pendanaan dari VC untuk menjalankan startup-nya. Entah karena startup-nya sendiri tidak cocok dengan misi dari VC, atau VC masih belum bisa menanggung beban lebih, atau alasan-alasan lainnya. Namun, founder juga bisa diselamatkan dengan “malaikat” yang bisa datang dari mana saja. Nama malaikat ini adalah angel investor.

Angel investor adalah istilah untuk individu yang menanamkan modal ke dalam startup yang masih berkembang. Mereka bisa datang dari mana saja, tidak bergantung oleh jumlah penghasilan atau status. Mereka bisa jadi dokter gigi langgananmu atau kenalan yang baru kamu temui di acara networking kemarin. Melakukan pitching kepada angel investor biasanya lebih mudah ketimbang VC karena sifat investasi yang personal dan biasanya motivasi mereka tidak hanya untuk profit, tapi bisa juga karena kesamaan visi dengan founder.

Angel investor bisa di bagi menjadi dua, yaitu yang berafiliasi dan tidak berafiliasi. Kedua tipe tersebut menunjukkan jenis hubungan Angel Investor dengan startup nya. Kalau berafiliasi, berarti mereka merupakan orang-orang yang mempunyai hubungan kerja dengan startup. Tidak berafiliasi berarti mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai hubungan dengan startup.

Berafiliasi

Sebuah startup biasanya tidak berdiri sendiri. Startup pasti membutuhkan ekosistem yang berisi karyawan, pengguna produk/jasa, dan kompetitor. Angel investor bisa datang dari tiap pemain dalam ekosistem startup. Dari karyawan, konsumen, bahkan kompetitor bisa menanamkan modal ke dalam perusahaan dengan perjanjian yang berbeda-beda.

Non afiliasi

Namun, kita jangan membatasi diri hanya mencari angel investor yang berada di dalam ekosistem startup saja. Angel investor bisa datang dari mana saja, entah itu tetangga, saudara jauh, bahkan pacar dari mantan kalian dulu. Cara mencapai mereka terdapat tiga cara yaitu Liputan Media, networking, dan perantara.

1. Liputan Media

Liputan Media adalah cara yang paling pasti untuk membuat para angel investor berbaris di depan startup mu. Liputan media membuat startup mu lebih dikenal banyak orang dan sekaligus membuat startup mu lebih terpercaya. Walaupun begitu, media hanya akan meliput startup jika startup tersebut sukses dalam suatu hal. Contohnya adalah berhasil melalui program akselerator atau inkubator. Liputan media sangat efektif untuk mengundang angel investor tapi membutuhkan usaha yang cukup lama agar bisa sukses.

2. Networking

Networking memang salah satu cara yang kadang bisa melelahkan untuk bertemu dengan angel investor, tapi cara ini merupakan salah satu cara yang efektif. Dengan bertemu langsung, maka kita bisa membangun hubungan yang lebih personal sekaligus menceritakan tentang startup kita. Sering-seringlah berkumpul ke dalam acara networking atau lebih baik lagi mengisi acara tersebut. Siapa tau dari ratusan orang, salah satu dari mereka ada yang ingin berinvestasi ke dalam startup kamu!

3.  Perantara

Ada beberapa perusahaan yang menghubungkan angel investor dengan startup. Perusahaan ini berbeda dengan VC dari cara mereka menjalankan bisnisnya. VC mengumpulkan modal dari investor dan menanamkan modal tersebut ke dalam startup sedangkan perantara biasanya menghubungkan investor dan startup untuk menjalankan transaksi dan perantara mengambil persentase dari hasil investasi startup. Perantara biasanya mempunyai koneksi yang luas untuk angel investor sehingga kita tidak perlu repot untuk mencari angel investor. Contoh perantara adalah angin.ID, Endeavor, atau startup ecosystem builder seperti KIBAR.

Yang terpenting adalah, startup harus bisa memberikan image yang terpercaya agar angel investor tertarik untuk menanamkan modal. Tidak ada angel investor yang tertarik untuk berinvestasi ke dalam startup jika startup itu sendiri tidak berjalan dengan baik. Dengan memberikan rasa percaya, maka kita tidak perlu mencari angel investor, mereka sendiri yang akan datang kepada kita.