Opinion

Kenapa Berbagi (Kekayaan) itu Menyenangkan?

 
 

Pernah nggak merasa bahagia tanpa harus menjadi kaya?

Pernah nggak merasa sangat puas dengan pencapaian walau nggak seberapa?

Ada orang yang duitnya banyak tapi kikir-nya amit-amit. Ada juga orang yang duitnya banyak tapi nggak segan untuk berbagi dengan orang lain yang membutuhkan. Memang sih kalo dipikir, buat apa harus berbagi? Toh ya tiap orang punya kebutuhan hidup masing-masing. Kenapa enggak duitnya disimpen sebagai tabungan aja? Kenapa malah dibagi-bagi?

Di 1993 ketika Bill and Melinda Gates melakukan perjalanan di Afrika untuk liburan, mereka justru melihat masyarakat disana yang miskin. Lalu, ketika Bill dan Melinda jalan-jalan disebuah pantai di Zanzibar, mereka kepikiran untuk gimana caranya uang (dan kekayaan) yang mereka dapatkan dari Microsoft itu bisa dikembalikan ke masyarakat. Iya, yang akhirnya berdirilah Bill & Melinda Gates Foundation.

Bill & Melinda Gates Foundation nggak cuman sekedar yayasan yang membantu masyarakat, tapi menjadi sebuah cerita dari Bill dan Melinda sendiri tentang rasa puas dan menyenangkan karena bisa berbagi dengan orang lain. Ya gimana coba nggak seneng, di luar sana banyak anak-anak yang jatuh sakit dan nggak bisa beli obat, banyak anak-anak yang nggak sekolah, dan kita Bill dan Melinda bisa membantu mereka untuk menjangkau itu semua dengan mudah.

Saya sendiri percaya kalau memberikan sesuatu yang tidak kita butuhkan kepada orang lain yang lebih membutuhkan itu punya impact positif yang sangat besar. Nggak cuman buat orang lain yang merasa terbantukan, tapi juga ada kepuasan batin dalam diri saya yang bilang, “oh, begini ya rasanya berbagi, menyenangkan ketika melihat orang lain juga senang!”.

Buat saya, kekayaan itu nggak diukur dari banyaknya uang sih, tapi dari kerendahan hati dan kepedulian terhadap orang lain. *sok bijak*

Pernah ngalamin? Seneng nggak? :p

Image credit header: winbeta.org