Story

The Path to Success is Not as Glorious as You Think

Orang-orang bilang, hidup bagaikan roda yang berputar, dan ketika hidup lagi jatuh, kita jadi sering denger, “Itu tandanya kamu lagi di bawah.” Tapi kok, gue rasa kurang menggambarkan keadaan ya? Lebih pas kalau bilang, “Lagi digencet dan dilindes oleh roda kehidupan itu sendiri!” Nah, itu baru tepat buat gue!

Kalau sudah begitu, kadang jadi berandai-andai, ingin rasanya jadi kayak Cinderella, yang bisa bangkit dari keterpurukan dengan cerita bombastis dan mengubah kehidupannya 180 derajat. Eh, tapi emang bisa?

Di dunia ini apa sih yang gak mungkin? Tapi hadapi kenyataannya, kisah kayak gitu gak sering terjadi. 

Gue mau cerita soal satu orang public figure yang punya masa lalu berat tapi berhasil meraih kesuksesan. His name is even commonly known as a term in business and life stories, specifically about how to tackle success. Orang yang gue maksud adalah Mike Tyson, alias Iron Mike, dan namanya sering terdengar di dalam istilah The Iron Mike Rule”.

Mike Tyson adalah seorang petinju profesional. Namun, masa kecilnya tidak diisi dengan kehangatan keluarga. Alih-alih keamanan, Mike malah terbiasa menerima bogem dari anak-anak sekitar tempat tinggalnya di Brownsville. Untuk memberikan gambaran soal Brownsville, pernah nonton film yang dipenuhi adegan mobil polisi kejar-kejaran sama perampok dan menghasilkan banyak jendela rumah yang pecah? Yah, kayak gitu kira-kira lingkungan di mana Mike Tyson bertumbuh kembang.

Mengingat bentuk lingkungan yang sangat keras dan minim bimbingan, rasanya gampang banget buat kita ambil kesimpulan bahwa seorang Mike Tyson gak bakalan nyicip kesuksesan. But he did beat the odds. 

Di sebuah gym tua, Mike Tyson bertemu seseorang bernama Cus D’amato. Setelah sebuah sparring session, D’amato bilang, kalau Mike mau mengikuti apa katanya dan menjalani pelatihan di bawah bimbingannya, maka kesuksesan untuk Mike akan terjamin. Dan ucapan seorang bapak tua dari Italia itu terbukti.

Setiap hari, Mike harus menjalani pelatihan yang berat. Dalam satu minggu, ia bisa melakukan hingga 200 sparring. Bahkan di waktu luang, ia menonton dan mempelajari video-video pertandingan. Ia kemudian tidur pada jam 9 malam dan bangun subuh-subuh untuk lari sejauh 8 km untuk membangun stamina.

Perjuangannya ternyata tidak dikhianati oleh hasil. Mike Tyson menjadi sosok tak terkalahkan di bidangnya, baik secara amatir maupun profesional. Dalam suatu pertandingan penentu yang hanya mengambil waktu 5 menit 35 detik, ia berhasil menerima gelar heavyweight champion.

Setiap kali ditanya soal kiat kesuksesannya, Mike Tyson selalu mengungkit “The Iron Mike Rule”. Jadi, kayak gimana sih aturan main biar bisa sukses?

Baca juga: Memanfaatkan Kegagalan Menjadi Kesuksesan: Elon Musk Way

Do what you hate like you love it

Pasti udah pernah denger quote do what you love, love what you do”, dong? Emang enak buat diucap, tapi gak semua orang bisa menunaikannya. Banyak yang terpaksa melakukan apa yang memang bukan sesuatu yang dinikmati. Bahkan, ketika seseorang dikatakan beruntung karena bisa melakukan hal kesukaannya, ketika dijadikan pekerjaan, bisa saja loh merasa energinya terkuras karena harus menyesuaikan dengan demand

You just have to keep doing it, as if you are so in love with it. Lakukan dengan dedikasi, supaya akhirnya terbayar. Coba lihat aja Mike Tyson, siapa sih yang doyan bangun jam 4 pagi buat lari sampai 8 km? Not even him! Tapi ya memang itu lah yang harus dilakukan.

Baca juga: Generasi Manja dan Euforia “Sukses Dadakan”

Consistency is your best friend

Sering kali, gak ada yang wow ketika kita sedang menyusuri jalan menuju keberhasilan. Kita bakal lebih akrab dengan yang namanya aktivitas yang repetitif, membosankan, dan bisa bikin burn out. It would be so enticing to just quit, but just keep in mind if you are willing to do what others won’t, you will have greater chance to be better. 

Gue gak menyangkal bahwa kisah sukses yang fantastis bisa terjadi. Tapi seberapa besar sih kemungkinan itu akan terjadi kepada kita? Keberhasilan enggak akan terjadi dari sebuah kebetulan. Jadi, untuk mempersiapkan hati dan ekspektasi, just remember The Iron Mike Rule, and fall in love with your (seemingly) boring process, in order to reach your success.