Story

Glazziq: Working With Large Traditional Players

Pernah gak sih punya ide bikin startup, tapi takut gagal karena asumsi ‘your targeted market is not yet ready for your technology?’ Tapi, kalau kita pikir-pikir lagi, mungkin bisnis ojek online enggak akan bisa sebesar sekarang kalau cuma nunggu pasar sampai melek teknologi.

Rencana bikin e-commerce itu memang bukan cuma persoalan bikin produk lalu jual, tapi juga tentang pola pikir kita tentang berbelanja. Tantangan itulah yang dirasakan Prinda Prachartam, CEO dari e-commerce asal Thailand, Glazziq, yang menjual produk kacamata secara online pertama di Asia.

“By making an improvement to the traditional flow, even if it’s an improvement, implies changes to the way people have been doing things in the past,” kata Prinda pada Ziliun, Kamis, 11 April 2019.

Prinda mengatakan, pada awal berdirinya Glazziq, para pelanggan tidak terbiasa membeli kacamata secara online. Prinda bercerita, sebelum Glazziq dirilis, banyak orang yang ragu apakah mau membeli kacamata secara online. Hal itu karena memilih kacamata identik dengan mencobanya secara langsung. “Termasuk keluarga besar saya yang bekerja di industri optik,” kata Prinda.

Menurut Prinda, beberapa pelanggan kadang-kadang memiliki asumsi mereka sendiri tentang membeli kacamata secara online. Misalnya beberapa menganggap Glazziq tidak memiliki layanan resep, hanya menjual bingkai tetapi tidak menggunakan lensa, dan yang lainnya. Tantangan yang cukup besar, menurutnya ketika tim Glazziq harus menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi baru dapat membantu manajemen data dan membuat seluruh proses operasional jauh lebih efisien.

Namun, menurut Prinda, pelanggan yang telah mencoba berbelanja di Glazziq seringkali terkesan dan membantu menyebarkan informasi tentang Glazziq tanpa dibayar, termasuk dari para selebriti. Pengikut akun media sosial Glaziq pun kini sudah lebih dari 100 ribu.

Website dari Glazziq

Hal itu menurut Prinda karena situs web Glazziq memungkinkan pembeli untuk melakukan mix and match kacamata dan lensa sesuai keinginan mereka. Glazziq juga menyediakan layanan uji coba di rumah untuk pelanggan sehingga mereka dapat mencoba di rumah mereka sendiri dan mendapatkan pendapat dari teman dan keluarga mereka. Jika tidak cocok, maka mereka dapat dengan mudah mengembalikannya di toko 7Eleven nasional yang jauh lebih nyaman bagi pelanggan daripada kantor pos biasa.

Prinda berpendapat, orang-orang yang ingin membuat startup harus memahami sepenuhnya tentang target audiens mereka. Menurutnya, untuk membangun startup,  adalah sebuah keharusan untuk menargetkan pelanggan berdasarkan kebutuhan mereka, bukan hanya berdasarkan kategori demografis dan umum. Keterlibatan yang dipersonalisasi dengan pelanggan, bagi Prinda juga sangat penting untuk mengkomunikasikan pesan yang tepat kepada target yang tepat dan pada saat yang tepat.

“Sukses tidak lagi ditentukan oleh bagaimana Anda ingin menjual tetapi bagaimana pelanggan ingin membeli,” ujar Prinda.

Prinda berujar, untuk menjadi entrepreneur yang sukses perlu menanamkan pola pikir bahwa menjadi kaya bukanlah tujuan. Menurutnya, seorang  entrepreneur sukses justru akan berfokus dalam menghadapi tantangan, keraguan, dan hambatan lainnya. Sebelum mencapai titik itu, tutur Prinda, maka harus terus bersemangat dan tangguh menghadapi masa-masa sulit.

Baca juga: Simona Accelerator Membawa Perempuan Ke Level Selanjutnya di Dunia Startup

Bagi Prinda, ketika kita memutuskan untuk melakukan sesuatu yang “mengganggu industri tradisional”, maka seharusnya kita sudah memperkirakan soal tantangan, keraguan, dan hambatan di sepanjang perjalanan usaha kita.

“You have to be passionate about what you do, learn quickly, be flexible and adaptable to rapidly changing environment. ‘Uncertainty is the only certainty there is’ and you just have to always expect and be prepared for changes to survive,” ujar Prinda.


Artikel ini merupakan artikel khusus dari rangkaian kegiatan Simona Accelerator APAC Women Founders, sebuah program akselerator dari Simona Ventures yang bekerjasama dengan Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad.