Insight

Pelajaran Bisnis dari Game of Thrones untuk Startup-mu

Film serial terpopuler dekade ini sudah mencapai musim terakhirnya. Bagi para pecintanya pasti gak sabar nungguin episode baru tiap minggu, tapi juga sedih karena seri ini bakal berakhir. Bagi yang gak suka pasti pada bingung kenapa seri ini terkenal banget. Gak cuma karena penulisannya yang penuh plot twist, tapi juga banyak pesan-pesan yang bisa kita aplikasikan di hidup kita. Bahkan pesan-pesan itu bisa menjadikan startup kita lebih maju. Yuk, kita simak apa aja!

Seberapa kecilnya kita, koneksi yang tepat akan membantu kita menjadi besar.

Siapa sih Daenerys Targaryen? Cuma seorang gadis kecil yang tahu kalau Iron Throne adalah milik keluarganya. Dia cuma tahu kalau ia harus mengambil kembali tahta itu, tapi gak bisa mengeksekusinya. Walaupun dipaksa oleh kakaknya untuk menikah dengan seorang pemimpin Dothraki, ia lama kelamaan belajar untuk membalikkan keadaan demi kebaikannya sendiri. Dengan mengenal Missandei, Varys, dan Tyrion ia membuktikan dirinya layak menjadi seorang ratu yang bisa memimpin.

Jadi kalau kita punya ide hebat, penting sekali untuk kita realisasikan. Kita pasti butuh seseorang yang sudah mapan dan jago dalam manajemen bisnis. Mereka adalah para investor!

“Chaos isn’t a pit, chaos is a ladder”

Ini mungkin adalah dialog paling iconic dari Petyr Baelish, yang artinya “kekacauan bukanlah jurang, tapi sebuah tangga”. Petikan ini mengingatkan kita untuk selalu siap mengambil kesempatan. Saat semuanya rusuh dan tidak ada yang berjalan baik, kita bisa memilih untuk bersedih terus terpuruk, atau kita bisa melihatnya sebagai kesempatan untuk membangun sebuah bisnis.

“Only by admitting what we are can we get what we want”

Satu lagi petikan dari si licik Littlefinger. “Hanya dengan mengakui kita apa adanya maka kita bisa mendapat apa yang kita mau”, yang memiliki maksud jangan membuat perusahaan kita tidak terlihat seperti apa yang kita mau. Jangan membesar-besarkan atau membuat janji tidak pasti karena semakin jujur diri kita, maka semakin baiklah bantuan yang bisa kita dapat.

Pemimpin yang visioner

Ini gak kalah sulitnya. Apa visi yang harus dicari? Yaa… apa aja yang kita mau. Mau sukses? Mau dapat banyak investasi? Ceritakan visi kita. Kita bisa menggambarkan apa saja yang kita mau, tapi yang penting itu adalah membagikannya pada rekan-rekan kerja kita. Sama seperti Three-Eyed-Raven yang selalu memberi tahu Bran apa yang harus ia lakukan, tetapi tidak pernah memberi tahu bagaimana cara melakukannya, sehingga mendorong Bran untuk mencari caranya sendiri. Gunakanlah teknik ini dalam tim kita, tunjukkan apa yang akan digapai. Jangan mendiktekan bagaimana caranya, maka kreatifitas tim kita akan semakin berkembang.

Siap akan segala tantangan

Tips yang satu ini diambil dari slogan keluarga favorit kita. “Winter is coming”. Kenapa para Stark selalu mengucapkan kalimat ini? Pada dasarnya mereka bermaksud kalau musim salju yang panjang akan menimpa mereka, ke semua Westeros. Tapi dengan bersadar, mereka menunjukkan kalau mereka siap untuk menghadapinya. Lalu, apa hubungannya dengan startup kita?

Sebagai seorang pemimpin, kita harus bisa melihat kapan musibah akan datang. Saat musibah itu datang, kita juga harus siap untuk menjaga setiap aset kita. Jadi saat musibah itu lewat, tim kita lah yang akan bangkit pertama dan berkembang jadi jauh lebih baik.
Nah itu dia beberapa tips yang bisa ditelaah dari serial ini menurut Managly. Jadi udah gak ada alasan buat kita gak mulai startup impian kita. Gimana? Siap jadi unicorn terbaru tanah air?

Valar Morghulis!