Insight

Kaizen: Filosofi “Sedikit Demi Sedikit Lama Lama Menjadi Bukit” Ala Jepang

“Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Menjadi Bukit”

Kalimat tersebut merupakan salah satu peribahasa yang seringkali kita dengar di sekolah. Bahkan, biasanya kita disuruh menghafalkannya oleh guru Bahasa Indonesia. Ternyata, di balik peribahasa tersebut tersimpan sebuah makna yang cukup dalam. Biasanya sih kalo di Indonesia peribahasa tersebut dikaitkan dengan kebiasaan menabung. Namun, kalo di Jepang, peribahasa tersebut menjadi sebuah filosofi yang dianut oleh Toyota hingga dapat menjadi perusahaan otomotif yang sebesar sekarang.

Kalo dalam dunia pengembangan diri, istilah tersebut lebih dikenal dengan “Kaizen” atau continuous improvement. Prinsipnya sederhana, yaitu kita harus menargetkan diri kita untuk berkembang paling tidak 1% lebih baik daripada kemarin.

Secara teori mungkin mudah dimengerti. Namun, gimana sih cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?

Jangan Mengincar Perubahan Kilat Dalam Sehari!

Kadang ketika kita ingin mencapai sebuah goal, kita berharap bahwa kita akan mencapainya dalam waktu singkat. Kita berdoa supaya besok malam ada keajaiban yang membuat goals tersebut jadi super mudah untuk diraih.

Biasanya ketika sedang termotivasi, kita membaca puluhan artikel dan menganggap bahwa kita sudah “master” di bidang tersebut. Seakan-akan kita sudah mendalaminya selama 10 tahun hanya dengan membaca 10 artikel. Tapi, kenyataannya kita dalam sebuah keadaan yang sangat delusional.

Revolusi dalam pengembangan diri seperti itu jarang sekali terjadi. Perubahan yang signifikan biasanya hasil kerja keras selama beberapa waktu tertentu. Kenapa? Alasannya adalah karena otak kita perlu pembiasaan dalam memproses suatu informasi, apalagi untuk berkembang. Jadi, perubahan biasanya akan terjadi dalam kurun waktu bulanan atau bahkan bisa tahunan.

Goals Yang Besar Harus Diimbangi Dengan Sistem Yang Efektif!

Usaha kamu untuk menjadi lebih baik biasanya berakhir menjadi gagal total karena kamu membuat tujuan hidup dengan perubahan yang sangat radikal, bukan yang menginspirasi dirimu untuk berubah. Target yang tidak realistis akan membuat kamu kesulitan untuk membuat kemajuan apa pun. Akhirnya yang kamu dapatkan malah stress berat karena tidak ada tujuan yang tercapai.

Performa dan kemampuan kamu untuk menyelesaikan sesuatu tidak dapat dipisahkan dengan kinerja otak. Target yang besar dan berani biasanya terlihat menakutkan bagi otakmu. Dan hal itu akan membuat otak kamu masuk ke mode “Freeze“. Jika kamu terus-menerus terlalu memaksakan diri, kamu akan kehilangan energi yang dibutuhkan.

Menentukan goals, seberapapun besarnya, merupakan sebuah bagian yang paling gampang. Setiap orang punya tujuan. Tantangan yang sebenarnya adalah bagaimana kamu rela berkorban untuk mencapai tujuan tersebut.

Jika ingin mencapai goals yang besar, buatlah sistem. Sistem akan membantu kamu untuk tetap bertanggung jawab untuk melakukan hal yang bisa kamu kontrol dalam mencapai goal tersebut. Selain itu, sistem yang dibuat dengan prinsip kaizen, akan membuat kamu lebih berkomitmen. Ingat, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Pengembangan Diri Adalah Sebuah Perjalanan, Bukan Tujuan.

Dalam hidup ini, proses belajar jangan sampai berakhir setelah pendidikan formal saja. Kamu harus belajar seumur hidupmu. Ketika kita berbicara dalam konteks pengembangan diri, kita tidak akan mempelajari pengembangan diri secara langsung di sekolah. Kita harus mengikuti berbagai kegiatan diluar kegiatan sekolah agar bisa terus mengembangkan diri kita dengan lingkungan luar.

Jika kita menganggap bahwa pengembangan diri adalah sebuah tujuan, itu merupakan sebuah kesalahan mindset. Pengembangan diri adalah jalan untuk mencapai target kita. Seperti cerita seorang penebang kayu yang menghabiskan 80% waktunya mempertajam kapaknya, pengembangan diri merupakan cara kita mempertajam kemampuan kita dalam menghadapi masalah dalam hidup. Dan, hal tersebut harus dilakukan sedikit demi sedikit.

Cara Kaizen Membantu Kita Berkembang Setiap Hari

Ketika kamu berkembang sedikit setiap hari, pada akhirnya hal-hal besar terjadi. Ketika kamu memperbaiki kondisimu sedikit setiap hari, akhirnya kamu akan mengalami peningkatan besar dalam hidupmu. Mungkin hasilnya tidak akan terasa besok, tapi pada akhirnya hasil besar akan tercapai. Jangan mencari jalan pintas dalam pengembangan diri. Carilah perbaikan kecil satu persatu. Itulah satu-satunya cara agar perkembangan tersebut bisa permanen.

Filosofi kaizen adalah sebuah pengingat bahwa semua pengembangan diri harus bisa bertahan lama jika kita ingin mendapatkan hasil positif secara konsisten. Pikirkan langkah termudah yang dapat kamu ambil setiap hari yang akan menggerakkan kamu secara bertahap menuju tujuan kamu.

Menjadi 1% lebih baik setiap hari adalah cara yang sederhana dan praktis untuk mencapai tujuan besar. 1% terlihat seperti jumlah yang kecil, namun jika dilakukan dengan konsisten, hasilnya akan berkali kali lipat.

Perhitungannya bisa kamu lihat disini: 1.01365 = 37.78

Mengembangkan sesuatu 1% tiap hari dampaknya akan menjadi 37x lipat dalam waktu setahun.

 

Referensi: Thomas Oppong