Story

Dreamdelion: Hidupkan Mimpi Masyarakat Pinggir Kali

Project Katalis mengundang kamu, developer dan desainer yang mau berkontribusi dan jadi bagian dari pergerakan. Ayo bantu Dreamdelion mengembangkan aplikasi social business product distribution dan mempromosikan karya masyarakat marginal ke khalayak luas!

Ada banyak cara untuk menjadi berguna. Alia Noor Anoviar memilih menyelesaikan masalah sosial masyarakat dengan memberdayakan kaum marginal yang terpinggirkan. Iya, inilah Dreamdelion Community Empowerment, komunitas bisnis sosial yang memberdayakan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Dreamdelion pertama bergerak di Bantaran Kali Manggarai, Jakarta Selatan, kawasan kumuh dengan masalah sosial yang kompleks. Berawal dari sekedar sanggar belajar pendidikan karakter sederhana, kini Dreamdelion telah berkembang di 3 kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Ngawi.

Baca juga: Alia Noor Anoviar: Mencerdaskan Manggarai dengan Karya

Salah satu project Dreamdelion. (Sumber: Facebook/Dreamdelion)

Nggak hanya mengembangkan bisnis sosial, Dreamdelion juga membentuk tiga program pengembangan komunitas, yaitu Dreamdelion Cerdas dengan sasaran utama anak-anak usia sekolah, Dreamdelion Sehat yang fokus pada kesehatan dan lingkungan, dan Dreamdelion Kreatif dengan sasaran utama peningkatan keahlian masyarakat.

Lewat Dreamdelion, ibu-ibu pengangguran di Bantaran Kali Manggarai diajak membuat produk kerajinan tangan dari barang-barang bekas. Aneka macam produk seperti bros, boneka flanel, boneka wisuda, gantungan kunci, aksesoris, dan berbagai macam jenis souvenir dipasarkan baik online maupun offline.

Masyarakat dibina dan diajarkan untuk mengembangkan ide bisnis, mengatur keuangan, dan memasarkan produk agar bisa mandiri dengan bisnis sendiri. Dreamdelion juga menginisiasi Manggarai Youth Action, program yang mendorong anak-anak lulusan SMP dan SMA di Kawasan Bantaran Kali Manggarai untuk jadi pengusaha.

Baca juga: Sistem Pendidikan Indonesia yang Menyesatkan

Hari ini, setelah ngeksis selama lebih dari dua tahun, kita percaya Dreamdelion bisa jadi jauh lebih berkembang dengan bantuan teknologi. Gimana caranya bikin karya ibu-ibu rumah tangga, anak muda putus sekolah, dan para pengangguran ini dilihat, diakui, dan diapresiasi oleh lebih banyak orang? Ya dengan teknologi, jelas.

Selama ini, Dreamdelion masih mengandalkan social media seperti Twitter untuk distribusi karya-karya kaum marginal kayak ibu-ibu rumah tangga dan anak muda pengangguran di Manggarai ini. Ke depannya, Dreamdelion harus bisa mengembangkan program social business product distribution. Yaitu program dalam bentuk aplikasi yang mampu mendukung pemasaran dan distribusi produk bisnis sosial, karya original dari masyarakat marginal!

Bayangkan, cuma dengan membuka aplikasi di smartphone, modal jempol doang, kamu bisa scrolling dengan asik kayak lihat Path atau Pinterest, yang isinya showcase karya kreatif masyarakat marginal kita. Suka yang mana, tinggal klik, bayar, dan kamu sudah membantu mewujudkan satu mimpi! Semudah itu.

Baca juga: Follow Your Stomach!

Sebenarnya sih, website Dreamdelion sudah mengakomodasi e-commerce. Sudah ada ruang untuk showcase karya dan produk bisnis sosial yang dijual. Sudah ada keranjang beranja online yang memungkinkan pengunjung melakukan transaksi pemesanan barang. Namun sayangnya, belum optimal dalam penggunaan dan belum banyak diakses oleh klien.

Melalui Project Katalis, kamu, para developer dan desainer, bisa mendukung Dreamdelion. Misalnya dengan membuat sebuah aplikasi semacam Etsy, khusus untuk handcraft-product dari Dreamdelion. Dengan begitu, semakin banyak orang akan dimudahkan untuk mengakses dan berkontribusi untuk mendukung Dreamdelion membantu lebih banyak orang, dan memotivasi masyarakat untuk menghasilkan karya lebih, dan lebih lagi.

“Follow your dreams” (foto: Dreamdelion)

Dengan solusi teknologi berupa aplikasi yang mendukung Social Business Product Distribution ini, Dreamdelion dapat memaksimalkan potensi dan karya kreatif masyarakat ke khalayak yang lebih luas!

Bukan cuma Dreamdelion yang bisa menghidupkan mimpi masyarakat pinggir kali. Kamu pun bisa ikut berkontribusi. Kapan? Sekarang.

Baca juga: Muhammad Iman Usman: Bangun Pendidikan Berkualitas dengan Ruangguru.com


Project Katalis adalah sebuah platform untuk mempertemukan dan mendorong kolaborasi antara para pegiat gerakan sosial (social movement) dengan para developer aplikasi untuk menciptakan solusi teknologi yang bertujuan mendukung gerakan tersebut memiliki dampak yang lebih besar. Program ini mengambil semangat Sumpah Pemuda yang bertujuan untuk mempersatukan pemuda untuk bergerak menuju Indonesia lebih baik.
Image header credit: picjumbo.com