Featured

Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad Memulai Angkatan Kedua Pada Februari 2019

Angkatan pertama Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad telah berhasil melewati Demo Day di Jakarta pada akhir Oktober dan Surabaya pada pertengahan November 2018 lalu. Dengan begitu, ketujuh startup yang mengikuti program akselerasi Digitaraya selama tiga bulan telah resmi menjadi alumni.

Sebagai upaya untuk melanjutkan pembangunan ekosistem startup di Indonesia, Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad mengumumkan diadakannya angkatan kedua yang akan dimulai pada Februari 2019.

Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad Angkatan Kedua

Program akselerasi yang kedua ini berangkat dari fenomena aktivitas investor yang meledak dalam beberapa tahun terakhir. Menurut  laporan Google & AT Kearney, “Indonesia Venture Capital Outlook 2017”, sejak 2012, investasi telah meningkat 68 kali lipat, mencapai total US $ 1,4 miliar pada tahun 2016. Hanya dalam delapan bulan pertama 2017, jumlah ini berlipat ganda mencapai US$ 3 miliar. Sayangnya, minat investor menanam modal dan saham di Indonesia belum diiringi oleh kesiapan startup Indonesia sendiri. Oleh karena itu, Digitaraya memutuskan untuk melanjutkan program akselerasi dengan pendampingan dari pakar-pakar yang termasuk dalam jejaring Google terhadap startup yang terpilih untuk berpartisipasi dalam program ini.

Di angkatan keduanya, Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad hadir dengan format baru. Selain berfokus pada startup yang siap untuk mencapai tahap investasi seri A, kali ini program juga hanya diadakan dalam waktu satu bulan, yang termasuk bootcamp selama satu minggu dengan metodologi yang Google kembangkan untuk startup, yaitu Leaders’ Lab, OKR Workshop, Startup Diagnostic, and  General Mentoring Assignment of ‘Anchor Mentors’. Namun, format mentoring dari para ahli yang berpengalaman dan Demo Day di akhir program masih dipertahankan.

Liputan Konferensi Pers Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad

Pengumuman akan diadakannya angkatan kedua Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad ini disampaikan melalui konferensi pers pada 4 Desember 2018 lalu. Rangkaian acara konferensi pers dibuka oleh Nicole Yap, VP Strategy di Digitaraya, yang mereview apa yang terjadi di angkatan perdana Digitaraya. Kemudian, acara dilanjutkan oleh keynote dari Sebastian Trzcinski-Clément, Senior Program Manager, Head of Developer Relations for Asia, Africa and the Middle East, di Google mengenai “Global Innovation Trends in Emerging Markets”. Nicole dan Sebastian sama-sama menekankan bahwa kerja sama antara Digitaraya dan Google akan membantu perusahaan rintisan di Indonesia ke tahap scaling dengan cara mengoptimalisasi talenta dan passion.

keynote dari Sebastian Trzcinski-Clément (Senior Program Manager, Head of Developer Relations for Asia, Africa and the Middle East, Google)

Kemudian, acara dilanjutkan oleh dua sesi diskusi panel. Diskusi panel pertama menghadirkan panelis: Yohan Totting (Developer Advocate, Web Developer Relations, Google), Brian Marshall (CEO, Sirclo), Raditya Pramana (Partner, Venturra Discovery) dan dimoderatori oleh: Alyssa Maharani (Head of Startup Relations, Digitaraya) dengan topik “The Launchpad Story–An Ecosystem Perspective”. Masing-masing panelis membagi insight dan temuan yang mereka dapatkan mengikuti program Google Developers Launchpad di San Fransisco, dan selama mereka berkiprah di ekosistem startup Indonesia.

Dari kiri ke kanan: Alyssa Maharani (Head of Startup Relations, Digitaraya), Brian Marshall (CEO, Sirclo), Raditya Pramana (Partner, Venturra Discovery), dan Yohan Totting (Developer Advocate, Web Developer Relations, Google).

Diskusi panel terakhir diisi oleh: Leroy Pinto (Group Executive Director, Digital, CT Corp), Eric Hendrickus (Investment Analyst, Central Capital Ventura), Hiro Whardana (CEO, Passpod), dan dimoderatori oleh Hadi Othman (Head of International, Digitaraya) dengan topik “What’s Next For Indonesia’s Startups?”. Para panelis berbagi mengenai strategi scaling, kesempatan startup Indonesia untuk berkembang, dan bagaimana mengikuti akselerator seperti Digitaraya dapat membantu startup untuk menuju target dengan menggunakan best practices yang telah teruji. Rangkaian acara konferensi pers ditutup dengan sesi berjejaring.

Dari kiri ke kanan: Eric Hendrickus (Investment Analyst, Central Capital Ventura), Leroy Pinto (Group Executive Director, Digital, CT Corp), Hiro Whardana (CEO, Passpod), dan Hadi Othman (Head of International, Digitaraya)

Pembukaan Pendaftaran Program Akselerasi Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad

Untuk menjadi salah satu startup yang berkesempatan belajar langsung dari para ahli yang berpengalaman dan berkoneksi luas, startup yang berminat harus mendaftar di digitaraya.com/batch2. Aplikasi akan ditutup pada 23:59 WIB pada 31 Desember 2018.

Ambil kesempatan emas mu!