Insight

Bikin Startup Pitch Deck? Siapa Takut!

Salah satu fase penting yang harus dijalani oleh para founder startup adalah pitching atau mempresentasikan/mempromosikan ide atau proposal bisnis mereka kepada potential investor. Kenapa hal ini penting? Karena melalui presentasinya founder startup harus berhasil memikat dan meninggalkan kesan bagi calon investor agar mereka tertarik untuk mengembangkan ide bisnis mereka.

Nah, kali ini Ziliun mau membahas tips dan trik mempersiapkan startup pitch deck serta apa saja yang harus ada dalam presentasi kamu sebelum tampil di hadapan calon partner, investor, dan juga stakeholders.

Taat pada 10/20/30 Rules

Guy Kawasaki, yang dikenal sebagai startup guru, menekankan pentingnya konsep 10/20/30 ketika berbicara soal startup pitch deck. 10/20/30 rules merupakan dasar dalam membuat presentasi untuk ide bisnis startup kalian, dan secara singkat dapat dijabarkan sebagai berikut: suatu presentasi sebaiknya memiliki 10 slide, berlangsung tak lebih dari 20 menit dan ukuran font yang digunakan tidak lebih kecil dari 30 point.

Hmm… hanya sepuluh slide untuk mempresentasikan seluruh ide-ide yang dicurahkan untuk startup dari A sampai Z? Tenang, jangan panik dulu! Nih, bocoran apa saja yang harus ada di tiap halaman startup pitch deck kamu.

Judul  / Company Overview

Pasti kenal dengan pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Makanya, langkah pertama yang paling tepat adalah dengan mengenalkan startup milikmu kepada calon investor dan alasan mengapa mereka butuh kehadiran startup tersebut. Di slide ini kamu bisa menjelaskan bisnis yang diusung, solusi atau produk yang ditawarkan, apa saja milestone perusahaan, dan tentu saja, bagaimana calon investor dapat menghubungi kalian.

Visi dan Misi Startup

Dalam 1 tahun, 10 tahun, bahkan mungkin 50 tahun ke depan pastinya ada sesuatu yang ingin kamu capai bersama dengan startup milikmu, kan? Apa saja yang kalian ingin diraih? Nilai-nilai apa saja yang menjadi dasar startup? Ceritakan kepada calon investor secara singkat, dan bagaimana mereka dapat membantu kamu meraih tujuan-tujuan tersebut.

Perkenalkan Tim

Seperti yang pernah dibahas di artikel sebelumnya (link), kesuksesan sebuah startup tidak terlepas dari tim yang solid. Maka, kenalkan kepada investor secara singkat siapa saja anggota tim startup kalian, dan apa keahlian mereka masing-masing.

Analisa Masalah dan Solusi

Mengapa kalian memulai startup ini? Pasti ada masalah yang kamu rasa cukup penting dan kamu ingin atasi, bukan? Melihat masalah yang ada, apa solusi yang kamu tawarkan, dan mengapa solusi yang kamu berikan lebih baik dari solusi yang sudah ada? Nah, di sini saatnya unjuk gigi mengenai produk yang startup-mu ciptakan.

Underlying Magic yang tidak lain adalah teknologi rahasia yang kamu miliki.

Pastinya ada teknologi rahasia yang akan membuat startup kamu unik. Apakah kamu bahkan sudah mendaftarkan paten atas kunci kesuksesan startup kamu tersebut? Ceritakan kepada calon investor. Jelaskan juga kepada mereka mengapa rahasia kamu ini sulit untuk diikuti oleh kompetitor kamu di kemudian harinya. Hal-hal tersebut akan membuat mereka semakin tertarik.

Model Bisnis

Bagaimana rencana kalian untuk mendapatkan uang dari barang/jasa yang kalian tawarkan? Atau berapa harga jual produk? Dan tentunya, siapa saja yang akan menjadi calon konsumen dari produk yang startup kalian tawarkan? Jelaskan semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tadi kepada calon investor kalian.

Marketing Plan

Rencana pemasaran merupakan hal yang penting bagi sebuah bisnis, sehingga produk dan jasa yang ditawarkan dapat semakin dikenal oleh masyarakat. Lalu, bagaimana rencanamu untuk membuat masyarakat luas mengenal produkmu dengan dana yang masih terbatas? Nah, jelaskan strategimu, baik itu rencana pemasaran digital maupun tradisional. Selain itu juga alasan kamu memilih cara pemasaran tersebut harus disampaikan kepada calon investor.

Competitive Analysis

Pada slide ini, kamu dapat menjabarkan siapa saja kompetitormu, apa yang membedakan produkmu dengan produk kompetitor, dan keunggulan apa yang dimiliki. Jika belum ada perusahaan sejenis yang memiliki produk yang sama, tentunya akan menjadi point plus. Namun, jika sudah ada, apa rencanamu agar lebih unggul dari kompetitor? Ceritakan hal ini kepada calon investor, karena ini juga menunjukkan seberapa dalam kamu sudah melakukan riset.

Proyeksi Finansial dan Return of Investment

Setiap bisnis pastinya bertujuan mencari suatu keuntungan. Maka, gambaran keuangan perusahaan sangatlah penting bagi calon investor. Jelaskan di sini beberapa hal yang akan menjadi pengeluaran rutin, berapa banyak biaya yang diperlukan setiap tahunnya untuk memproduksi barang/jasa, dan pastinya dari mana saja rencana pendapatan startup. Nggak hanya itu saja, bagaimana proyeksi keuangan perusahaan dalam 3-5 tahun ke depan dan  setelah berapa lama bisnis akan mencapai break-even point juga penting bagi calon investor.

Rencana Penggunaan Dana

Sebagai penutup presentasi, calon investor ingin tahu berapa total modal yang dibutuhkan oleh startup, dan bagaimana rencana penggunaan dana tersebut. Selain itu, kemukakan juga beberapa milestone yang ingin startup raih dengan dana yang didapatkan.

Setelah membaca beberapa tips dan hal-hal penting dalam membuat sebuah startup pitch deck, sekarang kamu sudah siap dong membuat presentasi untuk ide brilian yang kamu miliki?

Image source: www.pexels.com