Featured

Berhenti Ngomel dan Berani Beropini Lewat Podcast


Siapa di sini yang dulu sering dengerin radio dan ikut kirim-kirim salam dan request lagu? Atau bahkan ada yang pernah punya impian jadi penyiar radio? Rasanya di tengah tren Podcast kayak sekarang, jadi “penyiar” bukan lagi hal yang susah ya.

Menurut gue tren Podcast ini menarik banget karena di tengah maraknya media sosial yang berbasis visual, podcast, yang dasarnya audio, ternyata sangat diterima masyarakat. Kita bisa dengerin di perjalanan, atau bahkan pura-pura dengerin musik sambil kerja padahal dengerin Podcast favorit, ups!

Tapi apa sih yang bikin Podcast seru? Apa sih hal besar yang bisa kita lakukan lewat Podcast?

Selain untuk hiburan, medium Podcast juga menjadi lahan banyak orang untuk beropini. Tretan Muslim, podcaster sekaligus komika ini bercerita bahwa dirinya terjun ke dunia Podcast karena memiliki keresahan dan ingin menyampaikan opininya. Kerap mengangkat topik yang kontroversial, Podcast Tretan kerap menduduki Top Podcast di Noice dan menjadi perbincangan banyak orang.

Tapi jangan salah, Muslim enggak asal cari kontroversi. Misinya Muslim mulia banget lho, “Gue pengen membantu untuk menyebarkan toleransi,” ujar Muslim di Senyawa Plus, 2 November 2019 di M Bloc Space, Jakarta.

Podcast juga bisa jadi ajang memberi edukasi. Misalnya Inez Kristanti dengan Podcastnya di Noice bertajuk Sex & J-City yang berfokus pada seks dan psikologi. Menurut Inez, edukasi yang seringkali terkesan ngebosenin banget, bisa jadi seru di podcast karena konsepnya seperti mengobrol. Lewat Podcast, topik-topik yang dianggap tabu padahal penting, dapat dibahas dengan lebih leluasa. 

Menurut gue, Podcast ini potensial banget buat jadi media perubahan. Gue sendiri sering ketemu orang yang hobinya complain soal lingkungan sekitar atau nemu tweet-tweet yang isinya opini-opini keren. Coba bayangin deh kalau opini-opini itu bisa didengerin lebih banyak orang dan menciptakan kesadaran di antara mereka.

Jadi, kalau lo sering geregetan sama lingkungan sekitar dan rasanya pengen teriak buat ngasih tau warga +62, berani enggak nih menyuarakan opini lo lewat Podcast?