Insight

Leader Tanpa Follower? Kayak Orang Gila!

 It was really the first follower that transformed the lone nut into a leader – Derek Sivers

Sering kalau kita punya ide akan sebuah komunitas atau gerakan yang akan menciptakan impact, kita langsung berpikir untuk menjadi leader-nya. Lalu, kita mulai menyusun langkah bagaimana menjaring massa dan mendapatkan follower.

Suatu komunitas atau gerakan pun, saat sudah besar, pasti yang dilihat orang adalah leader-nya: mereka yang berani dan mulai menginisiasi. Padahal, leader itu gak berarti apa-apa kalau gak ada follower-nya. Ya, kayak judul di atas, leader tanpa follower, kayak orang gila berkoar-koar sendiri.

Makanya, video TEDTalks oleh Derek Sivers di atas bisa merombak pola pikir kita-kita para penggiat komunitas dan gerakan. Bagi yang sedang menjadi leader suatu komunitas atau gerakan, ingatlah kalau it’s about the movement, not about you. Jangan gara-gara haus akan titel sebagai leader suatu komunitas atau gerakan, jadi lupa kalau leader dan gerakan itu gak akan ada apa-apanya tanpa follower-nya.

Lalu, bagi mereka yang ingin memulai suatu gerakan, ga harus selalu mulai dengan jadi leader kok! Kita bisa memilih menjadi follower dari seorang pemimpin dan suatu gerakan yang hebat, untuk menunjukkan ke orang-orang lain bahwa komunitas atau gerakan tersebut worth following. Seperti kata Derek Sivers, if you really care about starting a movement, have the courage to follow and show others how to follow. And when you find a lone nut doing something great, have the guts to be the first one to stand up and join in.

Baca juga: 5 Kunci Membangun Grassroot Movement di Kota

Header image credit: pageoneliterarycenter.org