Featured, Story

The Backstage: The Power of Dreams

100% gue yakin, setiap orang pasti punya mimpi. Tapi gue gak yakin semuanya berani merealisasikan mimpinya. Sebagian ingin tetap lelap terbuai, sisanya adalah orang-orang yang berani bangun dari mimpi dan menjadikannya nyata. Termasuk profiles berikut ini, yang membagi kisah perjalanan membangun mimpinya dalam Ziliun #TheBackstage.

Indonesia butuh sosok anak muda yang berani dan mengunggulkan ide kreatif buat memecahkan masalah banyak orang. Salah satunya adalah Putera Dwi Karunia, Chief Operating Officer dari Brodo, brand asal Bandung yang memproduksi sepatu. Bersama partnernya yaitu Yuka, mereka pada awalnya sering kesulitan cari sepatu yang ukurannya pas. Karena sepatu yang dijual di pasaran terbatas pada ukuran mayoritas orang pada umumnya. Sehingga sepatu dengan ukuran ekstra masih sedikit ada di pasaran dengan model yang juga terbatas.

Berawal dari masalah yang mereka alami, muncul ide kreatif dengan solve problem untuk memproduksi sepatu sendiri. Prinsip “berpikir positif untuk memecahkan setiap masalah.” selalu berusaha diterapkan. Karena pada dasarnya, masalah akan selalu ada, sehingga harus selalu digali dan dipecahkan supaya gak jadi menumpuk. Di Indonesia sendiri, masih sedikit karya anak negeri yang menonjol. Mayoritas anak muda justru lebih bangga pakai produk luar negeri, termasuk dalam hal fashion sepatu. (Jangan-jangan lo juga begitu?). Hal inilah yang membuat Yuka dan Putera semakin menggebu buat mengangkat Brodo sebagai salah satu footwear dan fashion apparels yang menyuguhkan desain unik.

Baca juga: Teguh Wicaksono: Changing The World with Social Media

Putera dan Yuka gak cuma berani gebrak bikin sesuatu yang kreatif dan solved problem doang, lho. Siapa sangka mereka berdua ternyata lulusan teknik sipil. Gak ada hubungannya sama sekali kan sama fashion dan bisnis? Tapi inilah yang disebut “The Power of Dreams”. Mending sakit karena jatuh dan berusaha buat bangkit lagi, daripada cuma mimpi aja tapi di masa mendatang justru nyesel karena gak berani merealisasikan mimpi. Adaptasi prinsip engineering dan teknik sipil disematkan dalam produk sepatunya. Wuih, kebayang gak tuh kayak gimana? Mengusung proses kreatif memang jadi salah satu andalan Brodo yang mengunggulkan online marketing dalam penjualan produknya.

Gak cuma Brodo aja yang mengunggulkan online dalam proses kreatifnya, Goal.com juga selalu mengandalkan koneksi sebagai salah satu kuncinya. Goal.com dapat menjalankan perusahaannya dengan baik walaupun tanpa kantor. Alasannya sendiri agar lebih efektif dan gak terbentur sama macet, dan dunia sepakbola Indonesia itu luas banget sekaligus tersebar di banyak tempat. Jadi yang penting tetap ada koneksi walaupun antar tim jaraknya jauh. Prinsip kerja gak harus di kantor ini justru sukses menjadikan Goal.com sebagai website olahraga nomor satu di Indonesia.

Baca juga: Smart City Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Keberhasilan Goal.com menjadi website olahraga nomor satu di Indonesia gak lepas dari peran seorang Bima Said. Bima yang dulunya ternyata juga jebolan teknik sipil, namun passion nya terhadap bidang jurnalisme dan sepakbola semakin tumbuh ketika menjadi Chief Editor di Goal.com. Hingga saat ini, ia mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar, yaitu sebagai Managing Editor Asia. Jatuh bangun Bima dalam make his dream comes true sebanding dengan apa yang saat ini diraihnya.

Karena regionnya yang luas dalam lingkup benua Asia, respect terhadap perbedaan budaya mutlak harus dimiliki. Gak mungkin kan cara meliput dan merepresentasikan berita buat negara A sama dengan negara B? Lain lagi kalo ada masalah yang mendesak untuk diselesaikan, biasanya Bima langsung menuju ke negara tersebut. Ini adalah tantangan dalam me-manage perusahaan dalam ruang lingkup benua yang sukses ditaklukkan oleh Bima Said.

Mereka adalah bukti nyata bahwa perjalanan membangun mimpi gak ada rahasianya, apalagi tips dan triknya! Jadi, please jangan pernah tanya ke orang sukses tentang rahasia kesuksesan. Butuh posisi stay awake dan jangan mau mimpi terus-terusan. Karena mimpi terus-terusan itu lebih capek daripada capek kerja keras buat mewujudkan ini semua. Sadar sih memang, proses naik turun dalam berusaha, dari mulai menempuh jalan yang menanjak, sampai harus terjun bebas mirip naik roller coaster emang harus berani ditempuh demi mewujudkan impian. Dengan kerja keras dan cerdas plus percaya sama kekuatan mimpi, gue yakin lo bakal jadi bukti nyata selanjutnya!

Baca juga: Alamanda Shantika: Berkarya Bukan Hanya Untuk Diri Sendiri, Tapi Juga Untuk Orang Lain