Story

Njawani Studios: Yuk Balik Ke Budaya Kita!

Ada booth yang menarik dan cenderung beda dari booth-booth lainnya di PopCon Asia 2015 akhir pekan kemarin, nih. Njawani Studios hadir bertemakan tradisional Jawa di tengah- tengah popularitas Barat dan Jepang dalam perihal artwork.

Mas Gepeng dan istrinya yang berasal dari Jogja, merintis bersama Njawani Studios, yang saat ini baru mengeluarkan merchandise berupa tote bag dan t-shirt. Awalnya memutuskan untuk berpartisipasi dalam PopCon Asia karena diajak oleh salah seorang kawannya dan sekadar nyoba-nyoba. Namun, ia berpendapat bahwa antusiasme di PopCon Asia ini bagus.

Dengan didominasinya gaya western dan Jepang pada kebanyakan produk kreatif di Indonesia ini, Mas Gepeng lebih memilih gaya tradisional Jawa dengan ornamennya yang dikenal rumit.

Baca juga: Beng Rahadian, Mengangkat Harkat Martabat Komik Indonesia

AsFmEl_0yHIGlCAGX81vuqAmWfItwPEESyJVgJ0QTvjW

“Karya saya lebih ke tradisional. Sebenarnya semua jenis art itu menarik, hanya saja yang tradisional itu lebih mudah dipopulerkan karena sudah ada, tinggal dimodifikasi saja,” jelas Mas Gepeng.

Tapi bagaimana caranya agar gaya tradisional Jawa ini ‘masuk’ ke kalangan anak muda? Padahal gaya tradisional Jawa ini berkesan ditujukan untuk orang tua.

“Saya mengangkat kembali kebudayaan Jawa dari cerita wayang seperti Mahabharata, Ramayana, dan lain-lain, tetapi dengan style Amerika dan Jepang. Ini dikarenakan supaya lebih mudah untuk masuk terutama kepada anak muda, walaupun memang tidak begitu cocok untuk orangtua. Tapi orientasinya lebih maskulin dan baru sedikit yang cenderung lebih “imut” untuk anak anak. Hahaha. Ini juga yang menjadi ciri khas dari karya saya,” ujar Mas Gepeng.

Baca juga: Buat Apa Sih Kesenian atau Estetika Itu?

Tak hanya memilih gaya tradisional Jawa karena menurutnya mudah untuk dipopulerkan, Mas Gepeng juga bertujuan untuk mengajak kita semua untuk kembali ke budaya kita.

“Yuk kembali ke budaya kita! Orang lupa dengan budayanya sendiri, daripada diklaim orang luar? Toh salah kita sendiri tidak melakukan tindakan apapun untuk melestarikan budaya kita sendiri. Seperti mengapa saya memilih tema tradisional Jawa ini untuk karya saya dengan alasan–kalau bukan kita, siapa lagi?”

Ke depannya Njawani Studios berharap untuk mengembangkan jenis variasi merchandise-nya. Melewati karya-karyanya Mas Gepeng turut ikut serta dalam melestarikan budaya kita dan dikemas dengan gaya populer. Sekarang kita tahu kan gaya tradisional ternyata gak kalah keren dengan gaya luar?

Mungkin ke depannya kita bakal banyak melihat anak muda yang menenteng tas atau menggunakan casing iPhone bertemakan Wayang. Hehehe.

Baca juga: 3 Hal yang Dibutuhkan Industri Komik Indonesia

Header image credit: elance.com