Featured

Guratan Tangan Sweta untuk Tanah Air

Mungkin banyak orang sudah pernah baca komik Grey dan Jingga. Apakah kalian tahu siapakah komikus dibaliknya?

Ya, dia adalah Sweta Kartika. Pemuda lulusan S2 FSRD ITB yang berprofesi sebagai komikus.

Tak banyak orang tahu bahwa ia mulai menggeluti dunia komik sejak SD. Sweta mengaku terinspirasi dari komik asal Amerika, Eropa, hingga Manga seperti Marvel, Dragon Ball, Detective Conan, Asterix, Tintin, dan Donald Bebek.

Bersama ketiga temannya, Sweta mendirikan sebuah studio ilustrasi dan desain yang memusatkan karya-karyanya pada desain visual tradisi Nusantara bernama Wanara Studio. Saat ini, Sweta sudah menerbitkan banyak komik seperti The Dreamcatchers yang diterbitkan oleh Koloni, Wanara yang dulu diterbitkan secara online di Makko.co, Grey dan Jingga yang ditayangkan setiap pekan secara independen lewat halaman Facebook pribadinya, dan masih banyak lagi.

Bocoran sedikit, Sweta yang mewarisi darah seni dari ayahnya ini paling suka dengan komik The Dreamcatcher. Alasannya, komik buatannya itu merupakan karya orisinal hasil riset alam bawah sadar dan stimulus mimpi. Untuk meracik The Dreamcatcher, Sweta banyak belajar mengenai dunia mimpi dalam kajian Neurosynapsis, serta belajar berbagai mitos mimpi untuk menghasilkan cerita.

Selain komik, penggemar serial Family Guy ini juga menelurkan proyek unik bernama REPOOBLYQ QDJY (baca: Republik Keji). REPOOBLYQ QDJY sendiri adalah sebuah kabinet pemerintahan virtual di mana para penghuninya berkepala kotak. Bahkan, republik ini punya bahasa sendiri yaitu BAHASA QDJY yang terinspirasi dari ejaan Bahasa Indonesia yang belum disempurnakan.

Sweta selalu berusaha memasukkan unsur-unsur tradisi Indonesia ke dalam setiap karyanya. Pemuda kelahiran Kebumen 25 tahun lalu ini punya harapan sendiri, yakni setiap komik Indonesia memiliki ciri khas. Salah satu proyek komik dengan unsur Nusantara yang kental baru-baru ini adalah Nusantaranger, di mana Sweta juga ikut terlibat.

“Jalur terbaik untuk tampil di kancah IP global adalah dengan mengangkat konten kearifan lokal dan menyasarkannya ke market yang tepat melalui pengemasan yang modern. Dalam pengembangan IP, kreator harus selalu berpikir 25 tahun ke depan, bagaimana karyanya bisa tetap sustainable dan berkembang, juga bagaimana agar license-nya layak dikerjasamakan dengan produk lain, sehingga potensinya bisa dipikirkan semenjak proses awal karya itu diciptakan.” – Sweta Kartika

Semua orang pasti sama dengan Sweta yang ingin mengharumkan nama Indonesia di ranah Internasional. Hanya saja kamu harus menentukan lewat jalur mana kamu akan berkarya!

Jika Sweta memilih jalan sebagai komikus khas Indonesia, kamu sudah tahu mau menjadi apa?

Jika “belum” adalah jawaban yang muncul di kepalamu, ini adalah kesempatan paling tepat untuk mendapatkannya secara langsung dari Sweta Kartika dalam acara Creativepreneur Corner yang akan diadakan di The Hall Senayan City pada Sabtu, 4 Februari 2017.

Selain Sweta Kartika yang akan hadir di sana, kamu pun bisa mendapatkan formula baru lewat perspektif yang berbeda-beda dari sosok lain yang tentunya tidak asing untukmu, seperti:

  • Tulus yang akan menceritakan perspektifnya sebagai co-founder dari Tulus Company.
  • Leonika Sari selaku CEO dari Reblood yang juga masuk dalam Forbes 30 under 30 Asia, BBC 100 Women, dan TEMPO Perempuan Penembus Batas.
  • Alfatih Timur, CEO & Co-founder Kitabisa.com, sebuah platform crowdfunding untuk menggalang dana untuk berbagai project terutama yang bertujuan sosial, yang juga dipilih menjadi Forbes 30 under 30 Asia.
  • Nilam Sari dengan formula apiknya dalam membesarkan Kebab Baba Rafi.
  • Tri Rismaharini, walikota Surabaya yang sangat progresif dengan berbagai program untuk mendorong hadirnya lebih banyak entrepreneur, seperti Pahlawan Ekonomi, Tatarupa, dan Start Surabaya.
  • Dan masih banyak lagi sosok yang pastinya akan membuatmu bisa menciptakan formulamu sendiri dari berbagai perspektif.

Sejak kali pertama menginspirasi banyak anak muda pada tahun 2013, Creativepreneur Corner yang pada tahun ini menyajikan konsep baru, yaitu “Science Lab”, ini pun memungkinkan kamu untuk ngobrol hingga memberikan tantangan secara langsung dengan para pembicara sehingga kamu bisa mengetahui pemikiran mereka lebih dalam.

Untuk kamu, perempuan yang ingin atau sedang menjalankan bisnismu sendiri, saatnya belajar lebih banyak dari sosok-sosok hebat yang hadir di sini!

Penasaran? Lihat selengkapnya di sini: creativepreneurevent.com